PDB

PDB Menurut Daya Beli di Indonesia 2024

1
Agus Dwi Darmawan 09/08/2026 16:38 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Indonesia 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Indonesia tahun 2024 tercatat sebesar 4747.9 unit. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 1.49 persen dibandingkan tahun 2023, menjadi tahun kedua berturut-turut Indonesia mengalami kontraksi nilai PDB PPP. Kontraksi pada konteks ini berarti nilai daya beli riil masyarakat terhadap kumpulan barang dan jasa standar secara nasional mengalami penurunan absolut dibandingkan periode sebelumnya.

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat Daya 2025)

Jika diamati tiga tahun terakhir yaitu periode 2022 sampai 2024, rata-rata pertumbuhan PDB PPP Indonesia hanya sebesar minus 0,4 persen. Angka ini memiliki performa lebih buruk dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir periode 2020 sampai 2024 yang tercatat sebesar minus 0,402 persen, maupun rata-rata 10 tahun terakhir sejak 2015 yang tercatat positif sebesar 0,68 persen per tahun.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Indonesia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Sepanjang 10 tahun data tercatat, pertumbuhan tertinggi PDB PPP Indonesia terjadi pada tahun 2015 dengan kenaikan 3,02 persen. Sedangkan penurunan terdalam tercatat pada tahun 2023 dengan angka minus 2 persen. Anomali penurunan dua tahun berturut-turut di tahun 2023 dan 2024 ini merupakan satu-satunya periode penurunan berkelanjutan yang pernah terjadi sepanjang catatan 10 tahun terakhir.

Posisi peringkat PDB PPP Indonesia di kawasan ASEAN sampai tahun 2024 tetap berada di urutan kedua. Peringkat ini tidak mengalami perubahan sama sekali sejak tahun 2015 hingga data terbaru 2024, meskipun terjadi fluktuasi nilai pertumbuhan setiap tahunnya. Fluktuasi yang dimaksud adalah perubahan arah pertumbuhan yang berganti dari positif menjadi negatif sebanyak 3 kali selama periode 10 tahun tersebut.

(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Guatemala 2024)

Berdasarkan perbandingan negara kawasan ASEAN, posisi teratas peringkat tahun 2024 dipegang oleh Vietnam, sedangkan urutan terendah ditempati oleh Brunei Darussalam. Nilai pertumbuhan PDB PPP Indonesia tahun 2024 yang minus 1,49 persen masih lebih baik dibandingkan Brunei yang mencatat kontraksi sebesar 4,25 persen, namun lebih buruk dibandingkan 6 negara ASEAN lain pada periode yang sama.

IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Indonesia sampai tahun 2030. Untuk tahun 2025, masih diproyeksikan terjadi penurunan lanjutan sebesar 0,58 persen, sebelum kembali memasuki pertumbuhan positif mulai tahun 2026 dan seterusnya. Proyeksi pertumbuhan setelah tahun 2025 hanya berada di kisaran 0,42 sampai 0,67 persen per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan sebelum tahun 2020.

Secara keseluruhan kondisi PDB PPP Indonesia tahun 2024 menunjukkan penurunan daya beli riil nasional yang masih berlanjut. Meskipun akan berhenti kontraksi mulai tahun 2026 menurut proyeksi, laju pemulihan yang sangat lambat menunjukkan bahwa pemulihan kondisi daya beli masyarakat tidak akan kembali ke level sebelum krisis setidaknya sampai akhir dekade ini.

Data Pasar

Macro update by
12 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...