Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Jepara pada tahun 2024 mencapai 190320 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 1,2 persen dibandingkan tahun 2023. Pada tahun sebelumnya, nilai pengeluaran kategori ini tercatat sebesar 192560 Rupiah per kapita per bulan. Selisih penurunan nilai antara dua tahun terakhir tercatat sebesar 2239,8 Rupiah untuk setiap penduduk per bulan.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Maumere Bulan Juni Turun 0,18%)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran kategori ini tercatat mengalami pergerakan naik turun. Tahun 2018 tercatat 117254 Rupiah, kemudian turun sedikit pada tahun 2019 menjadi 112467 Rupiah. Setelah tahun 2019, nilai pengeluaran naik secara berturut-turut hingga mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2022 sebesar 202445 Rupiah. Sejak tahun 2022 tersebut, nilai pengeluaran mengalami penurunan selama dua tahun berturut-turut.
Berdasarkan data perbandingan seprovinsi Jawa Tengah, Kabupaten Jepara menempati urutan ke 25 dari total 35 kabupaten dan kota di provinsi tersebut untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 360 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia. Urutan peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Catatan pengeluaran masyarakat Kabupaten Jepara untuk kategori makanan pada tahun 2024 tercatat 629881 Rupiah per kapita per bulan. Sementara pengeluaran untuk seluruh kategori bukan makanan mencapai 531687 Rupiah per kapita per bulan. Dari total pengeluaran masyarakat, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 16,4 persen dari seluruh pengeluaran per kapita per bulan masyarakat wilayah ini.
Kota Salatiga
Kota Salatiga mencatat nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi se-Jawa Tengah pada tahun 2024 dengan nilai 487824 Rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 16,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran seluruh kategori, Kota Salatiga berada di urutan kedua seprovinsi dengan nilai total 2426481 Rupiah per kapita per bulan. Pertumbuhan pengeluaran total wilayah ini tercatat 1,7 persen pada tahun 2024.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib di Jambi Rp11,95 Triliun (2025))
Kota Magelang
Kota Magelang menempati urutan kedua untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024 dengan nilai 465439 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan sebesar 23 persen untuk kategori tersebut, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di Jawa Tengah tahun ini. Total pengeluaran masyarakat Kota Magelang mencapai 1830796 Rupiah per kapita per bulan, dan menempati urutan ke empat seprovinsi untuk seluruh kategori pengeluaran.
Kota Semarang
Sebagai ibukota provinsi, Kota Semarang mencatat pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 440252 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Semarang menempati urutan pertama se-Jawa Tengah untuk total pengeluaran seluruh kategori masyarakat dengan nilai 2475647 Rupiah per kapita per bulan. Pertumbuhan total pengeluaran wilayah ini mencapai 26,5 persen, menjadi pertumbuhan tertinggi seluruh kabupaten kota di provinsi ini tahun 2024.
Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kebumen berada satu tingkat di atas Kabupaten Jepara di urutan ke 24 seprovinsi untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa. Nilai pengeluaran wilayah ini tercatat 192569 Rupiah per kapita per bulan, hanya berbeda sekitar 2249 Rupiah dibandingkan nilai Kabupaten Jepara. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 5,4 persen untuk kategori tersebut, sementara di sisi lain Kabupaten Jepara justru mengalami penurunan pada tahun yang sama.