Rupiah BI JISDOR Terdepresiasi Menjadi 17.915 (Kamis, 23 Juli 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mencapai Rp17.915 pada penutupan perdagangan Kamis (23/7/2026).
Angkanya terdepresiasi tipis 0,03% dari penutupan perdagangan hari sebelumnya yang sebesar Rp17.909 per US$.
Laporan Katadata menyebut, kenaikan harga minyak mentah dunia akibat meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah masih menjadi sentimen utama yang menekan mata uang Garuda.
Analis Doo Financial, Lukman Leong, telah memprediksi pelemahan ini. Katanya, rupiah masih berpotensi tertekan seiring kembali naiknya harga minyak dunia yang dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah harga minyak yang kembali naik oleh tensi geopolitik di Timur Tengah," ujar Lukman, Kamis pagi (23/7/2026).
Meski demikian, ia menilai pelemahan rupiah tidak akan berlangsung terlalu dalam karena sentimen domestik mulai menunjukkan perbaikan dalam beberapa waktu terakhir.
(Baca Katadata oleh Nuzulia Nur: Rupiah Diproyeksi Melemah Hari Ini, Terseret Kenaikan Harga Minyak)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.02 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |