Rupiah BI JISDOR Cenderung Stabil di Level Rp18.087 (Rabu, 29 Juli 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) dari Bank Indonesia (BI) menunjukkan, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mencapai Rp18.087 pada penutupan perdagangan Rabu (29/7/2026).
Angkanya cenderung stabil, hanya naik 1 poin, dari perdagangan Selasa yang sebesar Rp18.088 per US$.
Menurut pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi kepada Katadata, nilai tukar dipengaruhi sentimen eksternal, yang masih didominasi oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Iran meluncurkan sejumlah rudal balistik yang menyasar pasukan Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Selain geopolitik, pelaku pasar juga memilih bersikap hati-hati menjelang pengumuman hasil rapat kebijakan FOMC yang dijadwalkan Kamis dini hari pukul 01.00 WIB. Keputusan tersebut dinilai akan memberikan arah baru terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depan.
"Menjelang peristiwa penting terkait kebijakan bank sentral, para pedagang mengurangi taruhan kenaikan suku bunga Fed di tengah harapan baru akan diplomasi AS-Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima bulan, yang menyebabkan penurunan harga minyak dan meredakan kekhawatiran inflasi," ujarnya.
Dari dalam negeri, Ibrahim menilai pasar turut merespons negatif penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.
Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 5-19 Juli menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 51,1%. Angka ini menunjukkan penurunan 30,1% dalam sembilan bulan terakhir.
Selain itu, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada kondisi Bank Indonesia pascapengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.
Meski demikian, Bank Indonesia tetap menegaskan komitmennya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sebagai prasyarat utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
(Baca Katadata oleh Nuzulia Nur: Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Pasar Cermati Timur Tengah dan Arah Kebijakan Fed)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.096 | +0.11 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |