Kinerja keuangan PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah pada 2025.
Berdasarkan laporan keuangannya, pendapatan bersih UNTR pada 2025 mencapai Rp131,3 triliun, turun 2% dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Kemudian laba bersih UNTR menyusut 24% (yoy) menjadi Rp14,81 triliun.
Penyusutan laba UNTR pada 2025 dipengaruhi melemahnya sektor usaha kontraktor penambangan, yang kinerjanya terkendala curah hujan tinggi.
Laba UNTR juga berkurang karena turunnya kontribusi dari sektor usaha batu bara.
"Pendapatan segmen usaha pertambangan batu bara termal dan metalurgi turun sebesar 7% menjadi Rp24,2 triliun, dikarenakan penurunan rata-rata harga jual batu bara," kata manajemen UNTR dalam laporannya.
Kendati demikian, nilai total aset UNTR pada 2025 meningkat 5% (yoy) menjadi Rp177,64 triliun.
Hal ini dipengaruhi ekuitas yang tumbuh 5% (yoy) menjadi Rp103,14 triliun, serta liabilitas yang tumbuh 4% (yoy) menjadi Rp74,5 triliun.
(Baca: 10 Emiten Sektor Industri dengan Aset Terbesar di BEI Kuartal III 2025)