Laba Bersih BRI Naik Tipis 0,95% pada Semester I 2024

1
Erlina Fury Santika 30/07/2024 20:10 WIB
Image Loader
Memuat...
Pendapatan* dan Laba Bersih PT Bank Rakyat Indonesia/BRI per Semester I (2023-2024)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Laporan keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan mencapai Rp29,7 triliun pada semester I 2024.

Laba bersih bank BUMN itu hanya naik 0,95% dari periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) yang sebesar Rp29,4 triliun pada semester I 2023.

Meski begitu, pendapatan bunga dan syariah emiten berkode BBRI itu naik signfikan hingga 15,25% (yoy). Dari Rp85,59 triliun pada semester I 2023 menjadi Rp98,64 triliun pada semester I 2024.

Melansir Katadata, penyaluran kredit BRI hingga paruh pertama tahun ini naik 11,2% secara tahunan mencapai Rp1.336,78 triliun. Penyaluran kredit paling banyak dikucurkan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga Rp1.095,64 triliun dengan komposisi mencapai 81,96%.

Rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) gross naik dari 2,95% menjadi 3,05% secara konsolidasian atau dari 3,1% menjadi 3,2% untuk entitas BRI saja. BRI pun mencatat rasio pencadangan atau NPL coverage mencapai 211,6%.

Bank Rakyat Indonesia juga membukukan rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) 86,59%. Angka ini lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar 87,26%. Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) BRI yaitu 25,13% hingga Juni 2024.

BRI telah menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 1.389,66 triliun per semester pertama 2024, meningkat 11,61% dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 1.245,12 triliun.

Adapun total aset per Juni 2024 senilai Rp1.977,37 triliun naik 9,54% (yoy) dari periode tahun lalu yang sebesar Rp1.965 triliun. Adapun liabilitas atau beban sebesar Rp1.665,64 triliun dan ekuitas atau modal sebesar Rp311,73 triliun pada semester I 2024.

Disclaimer: terdapat koreksi pada penulisan nominal laba bersih pada Sabtu (24/8/2024) pukul 14.24 WIB. Semula ditulis Rp2,97 triliun dan Rp2,94 triliun, menjadi Rp29,7 trilun dan Rp29,4 triliun.

(Baca juga: Naik 2,47%, Laba Bersih BRI Tembus Rp15,88 Triliun per Kuartal I 2024)

Data Pasar

Macro update by
13 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.869 +0.05
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...