Nilai Emisi Penawaran Perdana Saham (IPO) Bursa Efek Indonesia (2010-2015)

08/08/2016 11:29 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Nilai emisi penawaran perdana (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2015 mencapai Rp 11,3 triliun, meningkat 35,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun mengalami pertumbuhan namun masih dibawah capaian pada 2010 yang mencapai Rp 29,5 triliun.  Nilai emisi terendah terjadi pada 2014 sebesar Rp 8,3 triliun.

Dampak krisis finansial dan perlambatan ekonomi global membuat animo perusahaan mencari pendanaan dengan melepas sahamnya di Bursa Jakarta cenderung turun sejak 2010. Paca calon emiten dan penjamin emisi memilih menunda waktu IPO karena takut saham yang ditawarkan kepada masyarakat tidak laku dan harganya jeblok di pasar. Tahun ini BEI menargetkan 35 emiten baru akan melantai di bursa.

Data Pasar

Macro update by
12 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...