Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi month over month sub kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan serta kebun untuk Kabupaten Jember, Jawa Timur periode sampai April 2026. Pada bulan terakhir tercatat nilai inflasi sebesar 2,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dalam 5 bulan terakhir terjadi pergerakan dengan kenaikan tertinggi tercatat pada September 2024 sebesar 2,25 persen, sedangkan penurunan terendah tercatat pada Maret 2024 turun 0,07 persen.
(Baca: Harga Gandum Kontrak Tiga Bulan - US Wheat Futures Pagi Hari Diperdagangkan 674.63 Bushel (Rabu, 13 Mei 2026))
Rata-rata inflasi 3 bulan terakhir mencapai 1,65 persen, sedangkan rata-rata 5 bulan terakhir tercatat 1,41 persen. Kondisi bulan April 2026 berada 71,5 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata 3 bulan terakhir, dan 101,4 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata 5 bulan terakhir. Peringkat inflasi Kabupaten Jember pada bulan April 2026 berada di urutan ke 4 tingkat Pulau Jawa, serta urutan ke 9 secara nasional se-Indonesia.
Selama periode historis yang tercatat, terjadi anomali pada April 2026 dimana nilai inflasi merupakan angka tertinggi sepanjang data yang tercatat, dengan selisih sebesar 0,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sebelumnya, kenaikan terbesar pernah tercatat pada September 2024 dengan nilai 2,25 persen. Peringkat wilayah Kabupaten Jember sempat berada di urutan pertama tingkat pulau sebanyak 3 kali periode dalam catatan historis data.
Dibandingkan wilayah lain pada periode yang sama, Kota Tegal Jawa mencatat nilai inflasi bulan ke bulan terendah pada kelompok perbandingan yaitu turun 2,76 persen. Untuk nilai bulan terakhir, Kota Tegal mencatat angka tertinggi sebesar 3,96 persen, diikuti Kota Medan 2,92 persen, dan Kabupaten Jember berada pada urutan ketiga dalam kelompok perbandingan data.
Secara peringkat nasional, urutan teratas inflasi kelompok peralatan perumahan dan kebun pada bulan terakhir didominasi wilayah luar Jawa, dengan 6 dari 12 urutan teratas berasal dari luar Pulau Jawa. Seluruh wilayah di Pulau Jawa yang masuk dalam daftar perbandingan mencatat nilai inflasi positif pada bulan terakhir, dengan rata-rata sebesar 2,42 persen untuk kelompok wilayah tersebut.
Kota Tegal
Kota Tegal menempati urutan pertama tingkat nasional untuk inflasi kelompok peralatan perumahan dan kebun pada periode terakhir, dengan mencatat nilai inflasi dibandingkan bulan sebelumnya turun 2,76 persen dan nilai bulan terakhir sebesar 3,96 persen. Wilayah ini memiliki selisih nilai perubahan terbesar sebesar 6,72 persen dibandingkan seluruh wilayah dalam daftar perbandingan. Peringkat wilayah ini berada di urutan ke 3 tingkat Pulau Jawa, dengan pertumbuhan inflasi tercatat turun 243,48 persen. Angka nilai bulan terakhir Kota Tegal 39,4 persen lebih tinggi dibandingkan nilai Kabupaten Jember pada periode yang sama.
Kota Medan
(Baca: Harga Karet Tsr20 - Rubber Tsr20 Futures - Pagi Hari Diperdagangkan US$222,6 /100 Kg (Selasa, 12 Mei 2026))
Kota Medan Sumatera menempati urutan kedua nasional pada kelompok indikator ini, dengan nilai inflasi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,6 persen dan nilai bulan terakhir tercatat 2,92 persen. Wilayah ini memiliki pertumbuhan inflasi sebesar 386,67 persen, dengan selisih perubahan nilai sebesar 2,32 persen. Peringkat Kota Medan berada di urutan ke 3 tingkat Pulau Sumatera. Nilai bulan terakhir wilayah ini hanya 1,4 persen lebih tinggi dibandingkan nilai Kabupaten Jember Jawa Timur pada periode yang sama.
Kabupaten Bulukumba
Kabupaten Bulukumba Sulawesi menempati urutan ketiga nasional untuk indikator inflasi ini, dengan mencatat nilai inflasi dibandingkan bulan sebelumnya turun 0,36 persen dan nilai bulan terakhir sebesar 2,64 persen. Wilayah ini menempati peringkat pertama tingkat Pulau Sulawesi, dengan pertumbuhan inflasi tercatat turun 833,33 persen. Selisih perubahan nilai wilayah ini mencapai 3 persen. Nilai bulan terakhir Kabupaten Bulukumba berada 7,04 persen lebih rendah dibandingkan nilai yang tercatat untuk Kabupaten Jember Jawa Timur.
Kabupaten Wonogiri
Kabupaten Wonogiri Jawa menempati urutan kesepuluh tingkat nasional pada indikator ini, dengan nilai inflasi dibandingkan bulan sebelumnya turun 0,81 persen dan nilai bulan terakhir tercatat 2,33 persen. Wilayah ini menempati peringkat ke 5 tingkat Pulau Jawa, dengan selisih perubahan nilai sebesar 3,14 persen serta pertumbuhan inflasi tercatat turun 387,65 persen. Nilai bulan terakhir wilayah ini berada 17,96 persen lebih rendah dibandingkan nilai yang tercatat untuk Kabupaten Jember pada periode yang sama.
Tanjung Pandan
Tanjung Pandan Sumatera menempati urutan kesebelas tingkat nasional untuk indikator inflasi peralatan perumahan dan kebun, dengan nilai inflasi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,05 persen dan nilai bulan terakhir tercatat 2,23 persen. Wilayah ini menempati peringkat ke 4 tingkat Pulau Sumatera, dengan pertumbuhan inflasi mencapai 4360 persen yang merupakan angka pertumbuhan tertinggi pada seluruh wilayah dalam daftar perbandingan. Nilai bulan terakhir wilayah ini berada 21,48 persen lebih rendah dibandingkan Kabupaten Jember.
Kota Surakarta
Kota Surakarta Jawa menempati urutan kedua belas tingkat nasional pada indikator ini, dengan nilai inflasi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,06 persen dan nilai bulan terakhir tercatat 1,97 persen. Wilayah ini menempati peringkat ke 6 tingkat Pulau Jawa, dengan pertumbuhan inflasi tercatat sebesar 3183,33 persen serta selisih perubahan nilai sebesar 1,91 persen. Nilai bulan terakhir wilayah ini berada 30,63 persen lebih rendah dibandingkan nilai yang tercatat untuk Kabupaten Jember Jawa Timur pada periode yang sama.