Statistik data Covid-19 di Eropa minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, tiga negara masih mencatatkan penambahan kematian dan sembilan negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Kematian karena Covid-19 Mingguan Indonesia Urutan Ke-Satu di Asia)
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Bosnia dan Herzegovina, Serbia, Polandia, Perancis dan Denmark. Total kematian di lima negara tersebut per Kamis, 18 Mei 2023 sebanyak 271 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas -16,33 persen.
Bosnia dan Herzegovina berada di urutan pertama dengan penambahan kematian per minggu tumbuh 250 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak tujuh jiwa naik 250 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Setelahnya Serbia di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, kematian di negara ini tumbuh 30 persen. Sedangkan untuk data harian angka kematian di negara ini naik 8,33% dibanding hari sebelumnya yang tercatat 12 jiwa.
Selanjutnya, Polandia dengan kematian 20 jiwa (naik 17,65%), kematian di Perancis turun 12,44% dan kematian di Denmark turun 16,33%.
(Baca: Total Kematian Covid-19 Indonesia Urutan Ke-2 di Asia)
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Eropa terjadi di Jerman dengan 313 kematian. Laporan kematian di negara ini turun 21,75% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar kematian di Perancis tercatat 190 jiwa turun 12,44%, Rusia dengan kematian 134 jiwa (turun 33,99%), kematian di Denmark tercatat 41 jiwa turun 16,33% dan Polandia dengan kematian 20 jiwa (naik 17,65%).
Total kematian di Eropa selama tujuh hari terakhir tercatat 761 jiwa. Angka ini mencakup 55,31 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 1.376 jiwa. Angka kematian di Eropa tercatat turun dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 974 jiwa.