Pengeluaran per Kapita DKI Jakarta 2025: Kenaikan Jadi Rp2,96 Juta per Bulan
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026. Periode data terbaru: 2025 (Susenas, Badan Pusat Statistik (BPS)).
Rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di DKI Jakarta tercatat Rp2,96 juta (Rp2.962.412) sepanjang 2025, atau naik signifikan Rp167,93 ribu (6,01%) dibandingkan 2024 yang sebesar Rp2,79 juta. Dari total tersebut, Rp1,15 juta (38,93%) dibelanjakan untuk makanan dan Rp1,81 juta (61,07%) untuk kebutuhan bukan makanan. Data bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS). Angka ini menempatkan DKI Jakarta pada peringkat ke-1 dari 6 provinsi di Pulau Jawa, dan peringkat ke-1 dari 37 provinsi secara nasional berdasarkan besaran pengeluaran per kapita.
Ringkasan Pengeluaran per Kapita DKI Jakarta 2025
- Total pengeluaran per kapita DKI Jakarta (2025): Rp2.962.412 per kapita/bulan.
- Untuk makanan: Rp1.153.404 (38,93%); bukan makanan: Rp1.809.008 (61,07%).
- Perubahan dari 2024: naik signifikan Rp167.927 (6,01%).
- Peringkat ke-1 tertinggi di Pulau Jawa (2025).
- Sumber: Susenas, Badan Pusat Statistik (BPS).
Berapa rata-rata pengeluaran per kapita di DKI Jakarta?
(Baca: Prakiraan Cuaca Gunungkidul Hari Ini 19 Juli 2026: Berawan, Suhu 22-31 °C)
Pada 2025, rata-rata pengeluaran per kapita penduduk DKI Jakarta mencapai Rp2.962.412 per bulan. Nilai ini merupakan gabungan pengeluaran untuk makanan sebesar Rp1.153.404 dan bukan makanan sebesar Rp1.809.008 setiap bulannya.
Berapa persen pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan di DKI Jakarta?
Komposisi pengeluaran penduduk DKI Jakarta pada 2025 terbagi menjadi 38,93% untuk makanan dan 61,07% untuk bukan makanan. Porsi belanja bukan makanan lebih dominan, yakni 61,07% dari total pengeluaran. Pangsa pengeluaran bukan makanan yang lebih besar biasanya mengindikasikan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih tinggi (Hukum Engel).
Bagaimana posisi DKI Jakarta dibandingkan provinsi lain?
Angka ini menempatkan DKI Jakarta pada peringkat ke-1 dari 6 provinsi di Pulau Jawa, dan peringkat ke-1 dari 37 provinsi secara nasional berdasarkan besaran pengeluaran per kapita.
Rincian Pengeluaran per Kapita DKI Jakarta (2025)
| Jenis Pengeluaran | Nilai per Kapita/Bulan | Porsi |
|---|---|---|
| Makanan | Rp1.153.404 | 38,93% |
| Bukan Makanan | Rp1.809.008 | 61,07% |
| Total | Rp2.962.412 | 100% |
Bagaimana perubahan pengeluaran per kapita DKI Jakarta dalam dua tahun terakhir?
(Baca: Pengeluaran per Kapita DKI Jakarta 2025: Kenaikan Jadi Rp2,96 Juta per Bulan)
Tabel berikut membandingkan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di DKI Jakarta pada dua tahun terakhir, lengkap dengan komposisi makanan dan bukan makanan serta perubahannya.
| Indikator | 2024 | 2025 |
|---|---|---|
| Total per Kapita/Bulan | Rp2.794.485 | Rp2.962.412 |
| Pengeluaran Makanan | Rp1.108.228 | Rp1.153.404 |
| Pengeluaran Bukan Makanan | Rp1.686.257 | Rp1.809.008 |
| Porsi Makanan | 39,66% | 38,93% |
| Porsi Bukan Makanan | 60,34% | 61,07% |
| Perubahan Total (yoy) | naik 0,1% | naik 6,01% |
Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), Badan Pusat Statistik (BPS) — rata-rata pengeluaran per kapita sebulan DKI Jakarta, data terbaru 2025. Diakses pada 19 Juli 2026.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.059 | +0.08 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |