Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 5,91 juta kasus pada Jumat, 18 November 2022. Berdasarkan data GISAID, Kepulauan Marshall tercatat memiliki penambahan kasus Omicron terbanyak, yaitu 46 kasus. Jumlah total kasus varian Omicron di Kepulauan Marshall saat ini setara dengan 0 persen dari total kasus di dunia.
(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Persentase Pemeriksaan Suspek per Minggu Tertinggi (Selasa, 15 November 2022))
Menyusul Réunion dengan pertumbuhan kasus Omicron secara mingguan mencapai 10,94 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 8.124 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 3,73 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 7.832 jiwa.
Berikutnya, penambahan kasus Omicron di Peru naik 4,84 persen menjadi 21.249 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di Indonesia naik 4,11 persen menjadi 27.309 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan Guadeloupe dengan penambahan kasus Omicron 555 kasus (naik 2,97%)
(Baca: Update Omicron : Total di Indonesia Ada 27.085 Kasus (Kamis, 17 November 2022))
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 27.309 kasus atau naik 0,83 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.