Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan angka partisipasi kasar di Maluku Utara pada 2025 tercatat 1,77% menjadi 92,62%. Dalam 12 tahun terakhir, angka partisipasi kasar (apk) sm/smk/ma/paket c menurut provinsi menunjukkan tren kenaikan sedangkan dalam enam tahun terakhir, angka partisipasi kasar (apk) sm/smk/ma/paket c menurut provinsi dalam tren turun.
Sebelumnya menurut rekam jejak 12 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Maluku Utara pernah terjadi pada 2005 dengan pertumbuhan sebesar 23,48%. Adapun dalam enam tahun terakhir, angka partisipasi kasar tercatat dengan rata-rata pertumbuhan turun 0,07%
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kota Bogor pada 2024)
Daftar 10 Terbesar:
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data angka partisipasi kasar di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin angka partisipasi kasar di tanah air.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Tanjung Jabung Barat | 2024)
Kalimantan Timur mencatatkan angka partisipasi kasar tertinggi dengan 99,59%. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 0,85% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Setelahnya DI Yogyakarta di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angka partisipasi kasar di provinsi ini tumbuh 7,66%. Periode yang sama tahun sebelumnya angka partisipasi kasar di provinsi ini tercatat 91,88%.
Selanjutnya, angka partisipasi kasar di Aceh naik 1,93% menjadi 98,46% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Sumatera Utara dengan angka partisipasi kasar 98,33% (naik 0,92%) dan Kalimantan Utara dengan angka partisipasi kasar 97,87% (naik 2,63%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan angka partisipasi kasar dengan jumlah tertinggi:
- Kalimantan Timur 99,59 %
- DI Yogyakarta 98,92 %
- Aceh 98,46 %
- Sumatera Utara 98,33 %
- Kalimantan Utara 97,87 %
- Bengkulu 96,07 %
- Papua Barat 95,42 %
- Sumatera Barat 95,34 %
- Sulawesi Tenggara 93,74 %
- Maluku 93,64 %