Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan Sumatera Selatan pada kuartal II 2025 mencapai 104,07 Rp miliar, mengalami kenaikan sebesar 2,71 Rp miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (101,36 Rp miliar) dengan pertumbuhan 2,67%. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga kuartal terakhir (sekitar 101,65 Rp miliar) dan lima kuartal terakhir (sekitar 99,85 Rp miliar), menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Dalam lima kuartal terakhir, peringkat Sumatera Selatan di pulau Sumatera tetap berada di urutan ke-7, sedangkan peringkat nasionalnya tetap di urutan ke-20.
(Baca: PDRB ADHB di Kota Magelang Menurut Sektor pada 2024)
Perkembangan historis PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan Sumatera Selatan dari tahun 2010 hingga 2025 menunjukkan tren kenaikan umum, meskipun terjadi penurunan sedikit pada beberapa periode. Kenaikan tertinggi terjadi pada kuartal III 2019 dengan pertumbuhan 3,87% (dari 87,31 Rp miliar menjadi 90,69 Rp miliar), sedangkan penurunan terendah terjadi pada kuartal II 2020 dengan pertumbuhan negatif 8,87% (dari 95,22 Rp miliar menjadi 86,77 Rp miliar). Penurunan ini menjadi anomali karena periode sebelum dan sesudahnya menunjukkan pertumbuhan positif yang konsisten.
Dibandingkan provinsi lain di pulau Sumatera, Sumatera Selatan berada di posisi ke-7 dalam peringkat PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan kuartal II 2025, di bawah Lampung yang berada di posisi ke-6 dengan nilai 118,42 Rp miliar. Nasionalnya, Sumatera Selatan berada di urutan ke-20, di belakang provinsi seperti Kalimantan Barat (urutan 17) dan Papua Tengah (urutan 19) serta di depan Maluku (urutan 21) dan Sulawesi Tengah (urutan 22).
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat menempati peringkat ke-17 nasional dan ke-3 di pulau Kalimantan untuk PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan pada kuartal II 2025 dengan nilai sebesar 207,53 Rp miliar. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 7,18 Rp miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (200,35 Rp miliar) dengan pertumbuhan 3,58%. Rata-rata tiga kuartal terakhir untuk provinsi ini sekitar 209,11 Rp miliar, sehingga nilai kuartal II 2025 sedikit di bawah rata-rata tersebut. Dibandingkan provinsi lain dalam data perbandingan, Kalimantan Barat memiliki nilai tertinggi, bahkan lebih dari dua kali lipat nilai Lampung yang berada di posisi kedua dalam kelompok ini. Peringkat nasionalnya tetap stabil dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan konsistensi performa sektor ini di provinsi ini. Perkembangan sektor jasa perusahaan di Kalimantan Barat juga menunjukkan tren kenaikan umum selama lima kuartal terakhir, meskipun ada sedikit fluktuasi pada kuartal sebelumnya.
Lampung
Lampung berada di peringkat ke-18 nasional dan ke-6 di pulau Sumatera untuk PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan pada kuartal II 2025 dengan nilai 118,42 Rp miliar. Nilai ini meningkat sebesar 4,98 Rp miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (113,44 Rp miliar) dengan pertumbuhan 4,39%, yang merupakan pertumbuhan tertinggi di antara provinsi dalam data perbandingan. Rata-rata lima kuartal terakhir untuk Lampung sekitar 116,6 Rp miliar, sehingga nilai kuartal II 2025 sedikit di atas rata-rata tersebut. Dibandingkan Sumatera Selatan yang berada di pulau yang sama, Lampung memiliki nilai yang lebih tinggi sebesar 14,35 Rp miliar dan peringkat yang lebih baik (posisi ke-6 dibanding ke-7). Peringkat di pulau Sumatera ini tetap stabil dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan bahwa sektor jasa perusahaan di Lampung terus berkembang dengan baik. Performa ini juga membuat Lampung menjadi provinsi dengan pertumbuhan tercepat dalam kelompok data perbandingan, menunjukkan potensi sektor ini yang masih besar untuk tumbuh lebih lanjut.
(Baca: PDRB Harga Konstan Total Periode 2013-2025)
Papua Tengah
Papua Tengah berada di peringkat ke-19 nasional dan ke-2 di pulau Papua untuk PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan pada kuartal II 2025 dengan nilai 108,25 Rp miliar. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,02 Rp miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (108,27 Rp miliar) dengan pertumbuhan negatif 0,02%. Rata-rata tiga kuartal terakhir untuk provinsi ini sekitar 112,12 Rp miliar, sehingga nilai kuartal II 2025 sedikit di bawah rata-rata tersebut. Dibandingkan provinsi lain dalam data perbandingan, Papua Tengah berada di posisi ketiga setelah Kalimantan Barat dan Lampung. Peringkat nasionalnya tetap di urutan ke-19 dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan performa yang stabil meskipun ada penurunan sedikit pada kuartal ini. Perkembangan sektor jasa perusahaan di Papua Tengah selama lima kuartal terakhir menunjukkan fluktuasi kecil, dengan nilai yang bergerak antara 108,25 Rp miliar dan 112,7 Rp miliar.
Maluku
Maluku menempati peringkat ke-21 nasional dan ke-1 di pulau Maluku untuk PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan pada kuartal II 2025 dengan nilai 93,47 Rp miliar. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2,01 Rp miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (91,46 Rp miliar) dengan pertumbuhan 2,2%. Rata-rata lima kuartal terakhir untuk provinsi ini sekitar 94,75 Rp miliar, sehingga nilai kuartal II 2025 sedikit di bawah rata-rata tersebut. Dibandingkan provinsi lain dalam data perbandingan, Maluku berada di posisi keempat, di bawah Papua Tengah dan di atas Sulawesi Tengah. Peringkat nasionalnya tetap stabil di urutan ke-21 dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan konsistensi performa sektor ini di provinsi ini. Perkembangan sektor jasa perusahaan di Maluku selama lima kuartal terakhir menunjukkan tren kenaikan umum, dengan nilai yang meningkat dari sekitar 82 Rp miliar pada kuartal awal periode ini menjadi 93,47 Rp miliar pada kuartal II 2025.
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah berada di peringkat ke-22 nasional dan ke-2 di pulau Sulawesi untuk PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan pada kuartal II 2025 dengan nilai 81,12 Rp miliar. Nilai ini mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,43 Rp miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (80,69 Rp miliar) dengan pertumbuhan 0,53%. Rata-rata tiga kuartal terakhir untuk provinsi ini sekitar 81,45 Rp miliar, sehingga nilai kuartal II 2025 sedikit di bawah rata-rata tersebut. Dibandingkan provinsi lain dalam data perbandingan, Sulawesi Tengah berada di posisi kelima, di bawah Maluku dan di atas Sulawesi Tenggara. Peringkat nasionalnya tetap stabil di urutan ke-22 dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan performa yang konsisten meskipun pertumbuhannya rendah. Perkembangan sektor jasa perusahaan di Sulawesi Tengah selama lima kuartal terakhir menunjukkan fluktuasi kecil, dengan nilai yang bergerak antara 80,69 Rp miliar dan 82,13 Rp miliar.
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara berada di peringkat ke-23 nasional dan ke-3 di pulau Sulawesi untuk PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan pada kuartal II 2025 dengan nilai 60,81 Rp miliar. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,86 Rp miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (61,67 Rp miliar) dengan pertumbuhan negatif 1,39%. Rata-rata lima kuartal terakhir untuk provinsi ini sekitar 61,3 Rp miliar, sehingga nilai kuartal II 2025 sedikit di bawah rata-rata tersebut. Dibandingkan provinsi lain dalam data perbandingan, Sulawesi Tenggara memiliki nilai terendah, bahkan kurang dari sepertiga nilai Kalimantan Barat yang berada di posisi pertama. Peringkat nasionalnya tetap stabil di urutan ke-23 dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan performa yang kurang optimal dibandingkan provinsi lain. Perkembangan sektor jasa perusahaan di Sulawesi Tenggara selama lima kuartal terakhir menunjukkan fluktuasi kecil, dengan nilai yang bergerak antara 60,81 Rp miliar dan 61,73 Rp miliar.