Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di Papua Barat sebesar 3,67 persen, update data per Kamis, 15 Desember 2022. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 4,92 persen.
(Baca: Update Vaksinasi : Dosis 3 di Kab. Teluk Bintuni Sudah 24,13% (Jumat, 16 Desember 2022))
Raja ampat adalah kabupaten di urutan pertama dengan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir tertinggi sebesar 12,5 persen. Kondisi positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di kabupaten ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tidak dilaporkan adanya positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir.
Kondisi yang sama terjadi di Sorong Selatan yang mencatatkan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 8,33 persen. Di kabupaten ini, positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir juga terlihat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang tidak dilaporkan adanya positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir. Di urutan berikutnya Teluk Bintuni. Kabupaten di provinsi Papua Barat ini mencatatkan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 7,89 persen
(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Positivity Rate Tujuh Hari Terakhir Tertinggi Nasional (Rabu, 14 Desember 2022))
Fak Fak dan Tambrauw berada di posisi selanjutnya dengan catatan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 6,02 persen dan 4,76 persen.
Secara nasional, rata-rata positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 6,47 persen.