Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kota Ambon pada tahun 2025 sebesar 31.08 Rp Miliar, mengalami penurunan sebesar 8.29% dibandingkan tahun 2024. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 22.05 Rp Miliar dan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 25.08 Rp Miliar. Kenaikan tertinggi pertumbuhan terjadi pada tahun 2024 sebesar 184.79%, sementara penurunan terendah terjadi pada tahun 2023 turun 41.55%. Peringkat Kota Ambon di pulau Maluku naik dari peringkat 10 pada tahun 2024 ke peringkat 6 pada tahun 2025, sedangkan peringkat seindonesia juga mengalami kenaikan signifikan dari peringkat 286 ke peringkat 210.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Jambi 2018 - 2024)
Pada tahun 2025, Anggaran Lain-Lain PAD Kota Ambon berada di peringkat 6 di pulau Maluku dan peringkat 210 seindonesia. Dibandingkan dengan kabupaten kota lain yang memiliki nilai mendekati, seperti Kabupaten Timor Tengah Utara (Nusa Tenggara dan Bali) dengan nilai 32.82 Rp Miliar dan peringkat 207 seindonesia, nilai Kota Ambon sedikit lebih rendah. Namun, pertumbuhan Kota Ambon (-8.29%) lebih baik dibandingkan beberapa daerah seperti Kabupaten Hulu Sungai Utara yang mengalami pertumbuhan negatif turun 72.39% pada tahun yang sama. Selisih nilai Kota Ambon dengan tahun sebelumnya adalah -2.81 Rp Miliar, yang menunjukkan penurunan sedikit dari nilai tahun 2024 sebesar 33.89 Rp Miliar.
Kabupaten Timor Tengah Utara
Kabupaten Timor Tengah Utara berada di peringkat 207 seindonesia dan peringkat 16 di pulau Nusa Tenggara dan Bali pada tahun 2025 dengan Anggaran Lain-Lain PAD sebesar 32.82 Rp Miliar. Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar 4.51% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai turun 1.55 Rp Miliar dari tahun 2024. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) Kabupaten Timor Tengah Utara adalah sekitar 31.59 Rp Miliar, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai Kota Ambon pada periode yang sama. Pertumbuhan negatif yang dialami daerah ini lebih kecil dibandingkan beberapa kabupaten lain seperti Kabupaten Bengkulu Selatan yang mengalami pertumbuhan -29.59%. Meskipun mengalami penurunan, peringkat seindonesia Kabupaten Timor Tengah Utara masih lebih baik dibandingkan Kota Ambon, yang menunjukkan bahwa nilai daerah ini tetap berada di level yang cukup tinggi dibandingkan sebagian besar daerah di Indonesia.
Kabupaten Pulang Pisau
Kabupaten Pulang Pisau di pulau Kalimantan berada di peringkat 208 seindonesia dan peringkat 38 di pulau Kalimantan pada tahun 2025 dengan Anggaran Lain-Lain PAD sebesar 32.19 Rp Miliar. Daerah ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 2% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai sebesar 0.63 Rp Miliar dari tahun 2024. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar sekitar 30.98 Rp Miliar, yang menunjukkan kondisi stabil dengan sedikit kenaikan pada tahun 2025. Dibandingkan dengan Kabupaten Lamandau yang berada di pulau yang sama, nilai Kabupaten Pulang Pisau sedikit lebih tinggi dan pertumbuhannya positif, sedangkan Kabupaten Lamandau mengalami pertumbuhan negatif turun 9.28%. Peringkat seindonesia Kabupaten Pulang Pisau hanya satu tingkat di bawah Kabupaten Timor Tengah Utara, yang menunjukkan bahwa kedua daerah memiliki nilai yang sangat mendekati pada tahun 2025.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Papua Barat Daya 2018 - 2024)
Kabupaten Lamandau
Kabupaten Lamandau di pulau Kalimantan berada di peringkat 209 seindonesia dan peringkat 39 di pulau Kalimantan pada tahun 2025 dengan Anggaran Lain-Lain PAD sebesar 31.46 Rp Miliar. Daerah ini mengalami pertumbuhan negatif turun 9.28% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai turun 3.22 Rp Miliar dari tahun 2024. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar sekitar 30.8 Rp Miliar, yang sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata nilai Kabupaten Pulang Pisau. Dibandingkan dengan Kota Ambon yang berada di pulau Maluku, nilai Kabupaten Lamandau sedikit lebih tinggi tetapi pertumbuhannya lebih buruk (-9.28% dibandingkan -8.29% Kota Ambon). Peringkat seindonesia Kabupaten Lamandau hanya satu tingkat di bawah Kabupaten Pulang Pisau, yang menunjukkan bahwa kedua daerah di Kalimantan memiliki nilai yang sangat mendekati meskipun Kabupaten Lamandau mengalami penurunan pada tahun 2025.
Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten Lima Puluh Kota di pulau Sumatera berada di peringkat 211 seindonesia dan peringkat 74 di pulau Sumatera pada tahun 2025 dengan Anggaran Lain-Lain PAD sebesar 30.94 Rp Miliar. Daerah ini mengalami pertumbuhan negatif turun 2.61% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai turun 0.83 Rp Miliar dari tahun 2024. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar sekitar 31.9 Rp Miliar, yang menunjukkan bahwa nilai daerah ini masih berada di level yang cukup tinggi meskipun mengalami penurunan sedikit pada tahun 2025. Dibandingkan dengan Kabupaten Bengkulu Selatan yang berada di pulau yang sama, nilai Kabupaten Lima Puluh Kota sedikit lebih tinggi dan pertumbuhannya jauh lebih baik (-2.61% dibandingkan -29.59%). Peringkat seindonesia Kabupaten Lima Puluh Kota berada di bawah Kota Ambon (peringkat 210), yang menunjukkan bahwa nilai Kota Ambon sedikit lebih tinggi dibandingkan daerah ini pada tahun 2025.
Kabupaten Bengkulu Selatan
Kabupaten Bengkulu Selatan di pulau Sumatera berada di peringkat 212 seindonesia dan peringkat 75 di pulau Sumatera pada tahun 2025 dengan Anggaran Lain-Lain PAD sebesar 30.86 Rp Miliar. Daerah ini mengalami pertumbuhan negatif turun 29.59% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai turun 12.97 Rp Miliar dari tahun 2024. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar sekitar 31.2 Rp Miliar, yang menunjukkan bahwa penurunan pada tahun 2025 cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan Kabupaten Lima Puluh Kota yang berada di pulau yang sama, nilai Kabupaten Bengkulu Selatan sedikit lebih rendah dan pertumbuhannya jauh lebih buruk. Peringkat seindonesia daerah ini berada di bawah Kota Ambon dan Kabupaten Lima Puluh Kota, yang menunjukkan bahwa kondisi Anggaran Lain-Lain PAD daerah ini mengalami penurunan yang cukup besar pada tahun 2025.
Kabupaten Hulu Sungai Utara
Kabupaten Hulu Sungai Utara di pulau Kalimantan berada di peringkat 213 seindonesia dan peringkat 40 di pulau Kalimantan pada tahun 2025 dengan Anggaran Lain-Lain PAD sebesar 30.77 Rp Miliar. Daerah ini mengalami pertumbuhan negatif turun 72.39% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai turun 80.67 Rp Miliar dari tahun 2024. Rata-rata nilai tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar sekitar 49.8 Rp Miliar, yang menunjukkan bahwa penurunan pada tahun 2025 sangat signifikan dan menjadi penurunan terbesar di antara semua daerah yang dibandingkan. Dibandingkan dengan Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Lamandau yang berada di pulau yang sama, nilai dan pertumbuhan Kabupaten Hulu Sungai Utara jauh lebih buruk. Peringkat seindonesia daerah ini berada di bawah semua daerah lain yang dibandingkan, yang menunjukkan bahwa kondisi Anggaran Lain-Lain PAD daerah ini mengalami penurunan yang sangat besar pada tahun 2025.