Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Harapan Lama Sekolah (HLS) di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau pada tahun 2024 sebesar 12.21 Tahun.
Data historis menunjukkan adanya pertumbuhan positif dalam HLS di kabupaten ini. Pada tahun 2010, HLS tercatat 10 Tahun, dan terus mengalami peningkatan hingga mencapai 12.21 Tahun pada tahun 2024. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada periode 2015-2016 dengan kenaikan sebesar 0.71 Tahun atau 6.65%. Sementara, pertumbuhan terendah terjadi beberapa kali, yaitu antara tahun 2018-2019, 2019-2020, 2020-2021, dan 2023-2024, masing-masing sebesar 0.01 Tahun atau 0.08%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Kuantan Singingi Menurut Sektor pada 2024)
Jika dibandingkan dengan rata-rata HLS selama tiga tahun terakhir (2022-2024), yaitu sekitar 12.17 Tahun, HLS tahun 2024 sedikit lebih tinggi. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024), yaitu sekitar 12.03 Tahun, HLS tahun 2024 menunjukkan pertumbuhan yang lebih signifikan. Peringkat HLS Kabupaten Indragiri Hilir di tingkat pulau Sumatera pada tahun 2024 adalah 140, sementara peringkat secara nasional adalah 453.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Pulau Sumatera, HLS Kabupaten Indragiri Hilir berada di urutan yang cukup rendah. Kabupaten Kayong Utara memiliki nilai harapan lama sekolah 12.2 Tahun dan menduduki ranking 47 di pulau Sumatera. Kabupaten Tanjung Jabung Timur memiliki nilai harapan lama sekolah 12.21 Tahun, berada di ranking 140. Namun, ada beberapa kabupaten lain yang memiliki HLS lebih rendah, seperti Kabupaten Bengkayang (12.22 Tahun), Kabupaten Kolaka Utara (12.22 Tahun), Kabupaten Karawang (12.21 Tahun).
Kenaikan tertinggi HLS di Kabupaten Indragiri Hilir terjadi pada tahun 2016, menunjukkan adanya peningkatan akses dan kualitas pendidikan pada tahun tersebut. Kenaikan terendah terjadi pada beberapa tahun, mengindikasikan perlunya evaluasi dan peningkatan intervensi untuk mendorong pertumbuhan HLS yang lebih konsisten.
Kabupaten Bengkayang
Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatatkan HLS sebesar 12.22 Tahun dan menduduki peringkat ke-46 di Pulau Kalimantan. Pertumbuhan HLS di kabupaten ini sebesar 0.49% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai sebesar 0.06 Tahun. Walaupun demikian, secara nasional, Kabupaten Bengkayang berada di peringkat 450.
(Baca: Total Pinjaman Konsumsi di Gorontalo | 2025)
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, memiliki HLS yang sama dengan Kabupaten Bengkayang, yaitu 12.22 Tahun. Namun, posisinya di tingkat pulau lebih rendah, yaitu peringkat ke-75. Pertumbuhan HLS di Kolaka Utara sebesar 0.41% dengan selisih nilai 0.05 Tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat nasionalnya juga sama dengan Kabupaten Bengkayang, yaitu 450.
Kabupaten Karawang
Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatatkan HLS sebesar 12.21 Tahun dan menduduki peringkat ke-108 di Pulau Jawa. Pertumbuhan HLS di kabupaten ini hanya 0.08%, dengan selisih nilai 0.01 Tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat nasional Kabupaten Karawang adalah 453, menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan HLS di wilayah ini.
Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, memiliki HLS yang sama dengan Kabupaten Karawang, yaitu 12.21 Tahun. Peringkat HLS di tingkat pulau Sumatera adalah 140 dengan pertumbuhan yang sama dengan Kabupaten Karawang, yaitu 0.08%. Peringkat nasionalnya juga sama, yaitu 453.
Kabupaten Kayong Utara
Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, memiliki HLS sebesar 12.2 Tahun dengan pertumbuhan 0.66%. Peringkat di tingkat pulau Kalimantan cukup tinggi, yaitu 47. Namun, jika dibandingkan dengan secara nasional berada di urutan 455.