Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Desa Provinsi Jambi periode semester September 2025 tercatat sebesar 0,11 poin. Nilai ini merupakan titik terendah sepanjang catatan historis sejak Maret 2012. Dibandingkan semester sebelumnya, indeks mengalami penurunan sebesar 0,03 poin atau setara 21,43 persen. Secara keseluruhan tren data selama 13 tahun pengamatan menunjukkan arah konsisten turun, dengan total penurunan indeks mencapai 57,69 persen dari nilai awal periode.
(Baca: Rata-Rata Anggaran Penduduk Kabupaten Batu Bara untuk Membeli Ketupat Sayur Rp3.944 per Kapita per Minggu)
Rata-rata pertumbuhan 3 semester terakhir Jambi tercatat minus 15,39 persen, menunjukkan laju perbaikan yang jauh lebih cepat dibandingkan rata-rata 5 semester terakhir yang hanya tercatat minus 2,78 persen. Puncak tertinggi indeks keparahan kemiskinan desa Jambi pernah tercatat pada September 2015 sebesar 0,45 poin, ketika itu Jambi menempati peringkat 7 terendah di Pulau Sumatera dan peringkat 20 secara nasional. Dari 27 periode pengamatan, tercatat 15 kali periode penurunan indeks, 11 kali kenaikan dan tidak ada periode stagnan.
Untuk semester September 2025, Jambi menempati peringkat 9 dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera, dan berada di peringkat 34 secara nasional. Nilai indeks 0,11 poin ini berada di bawah rata-rata historis indeks Jambi yang sebesar 0,21 poin. Perubahan ranking Jambi dalam 5 semester terakhir menunjukkan penurunan peringkat nasional dari posisi 24 pada Maret 2023 menjadi posisi 34 pada semester terbaru.
Maluku Utara
Maluku Utara mencatatkan nilai indeks keparahan kemiskinan desa semester terakhir sebesar 0,17 poin, dengan penurunan sebesar 10,53 persen dibandingkan periode sebelumnya. Provinsi ini menempati peringkat 2 di wilayah pulau Maluku dan peringkat 31 secara nasional. Nilai indeks ini lebih tinggi 54,5 persen dibandingkan nilai indeks Jambi pada periode yang sama, menunjukkan tingkat keparahan kemiskinan desa di Maluku Utara masih berada di atas kondisi yang terjadi di Jambi. Laju penurunan indeks di wilayah ini tercatat lebih lambat dibandingkan laju penurunan yang terjadi di Jambi.
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat tercatat memiliki nilai indeks keparahan kemiskinan desa sebesar 0,16 poin pada semester terakhir, mengalami penurunan sebesar 15,79 persen dibandingkan semester sebelumnya. Provinsi ini menempati peringkat 2 di wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 32 secara nasional. Nilai indeks ini 45,4 persen lebih tinggi dibandingkan indeks Jambi, dengan laju penurunan yang sedikit lebih cepat dibandingkan rata-rata penurunan 3 semester terakhir Jambi. Secara ranking nasional, Kalimantan Barat berada satu peringkat di atas Jambi.
Kalimantan Tengah
(Baca: Biaya Kesehatan di Kabupaten Mamuju Bulan Mei Naik 0,22%)
Kalimantan Tengah mencatatkan nilai indeks 0,13 poin pada semester terakhir, dengan penurunan sebesar 23,53 persen dibandingkan periode sebelumnya. Provinsi ini berada di peringkat 3 wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 33 secara nasional. Laju penurunan indeks di wilayah ini tercatat sedikit lebih cepat dibandingkan Jambi pada periode yang sama, dengan selisih nilai indeks hanya sebesar 0,02 poin di atas nilai indeks Jambi. Secara ranking nasional, Kalimantan Tengah berada satu peringkat tepat di atas Jambi.
Riau
Riau merupakan satu-satunya provinsi di Pulau Sumatera yang masuk dalam daftar perbandingan ini, dengan nilai indeks semester terakhir sebesar 0,10 poin. Wilayah ini mengalami penurunan sangat dalam sebesar 47,37 persen dibandingkan semester sebelumnya, menempati peringkat 10 di Pulau Sumatera dan peringkat 35 secara nasional. Nilai indeks Riau sedikit lebih rendah dibandingkan Jambi, dengan laju penurunan lebih dari dua kali lipat laju penurunan Jambi pada periode yang sama.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan tercatat memiliki nilai indeks keparahan kemiskinan desa sebesar 0,06 poin pada semester terakhir, mengalami penurunan sebesar 40 persen dibandingkan periode sebelumnya. Provinsi ini menempati peringkat 4 di wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 36 secara nasional. Nilai indeks ini hampir setengah dari nilai indeks Jambi pada periode yang sama, menjadikan wilayah ini memiliki tingkat keparahan kemiskinan desa yang jauh lebih rendah dibandingkan Jambi. Laju penurunan indeks hampir dua kali lipat laju penurunan Jambi.
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara mencatatkan nilai indeks keparahan kemiskinan desa terendah dari seluruh daftar perbandingan yaitu sebesar 0,01 poin pada semester terakhir. Wilayah ini mengalami penurunan sangat drastis sebesar 91,67 persen dibandingkan semester sebelumnya, menempati peringkat 5 wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 37 secara nasional. Nilai indeks ini hanya sepersebelas dari nilai indeks Jambi, menunjukkan perbaikan kondisi keparahan kemiskinan desa yang sangat signifikan di wilayah ini pada periode terbaru.