Pengeluaran Penduduk Kota Kotamobagu untuk Membeli Padi Padian per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Rata-rata pengeluaran masyarakat di Kota Kotamobagu untuk membeli padi-padian pada 2025 sebesar Rp23.795 per kapita per minggu. Nilai ini naik dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp22.742 per kapita per minggu.
(Baca: Harga Gas Alam Dunia Sore Hari Diperdagangkan US$2,71 /Mmbtu (Selasa, 18 Agustus 2026))
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok padi padian di Kota Kotamobagu dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk kualitas unggul Rp23.107 per kapita per minggu, tepung terigu Rp331 per kapita per minggu, jagung basah dengan kulit Rp245 per kapita per minggu, jagung pipilan/beras jagung/jagung titil Rp72 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk beras ketan Rp39 per kapita per minggu
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, kenaikan pengeluaran ini di dorong oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 5,28%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 5,28%.
Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kota ini mencapai Rp1,71 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut turun 2,57% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,76 juta per kapita per bulan.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli padi-padian tertinggi adalah di Kabupaten Lanny Jaya dan terendah di Kabupaten Puncak. Sedangkan untuk Kota Kotamobagu ini, nominal pengeluaran untuk membeli padi-padian berada di urutan 164. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli padi-padian adalah Rp257 per kapita per minggu.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.852 | +0.21 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |