Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kota Singkawang pada tahun 2025 mencapai 328975 Rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 23,7 persen dibandingkan tahun 2024. Pada tahun 2024 sebelumnya, kota ini tercatat mengalami penurunan pengeluaran sebesar 14,2 persen dari tahun 2023.
(Baca: Statistik NPL Bank Umum Lapangan Usaha Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Periode 2015-2025)
Sepanjang periode data 2018 hingga 2025, pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Setelah naik sedikit secara berturut-turut dari tahun 2018 sampai 2021, angka pengeluaran mencapai nilai tertinggi pada tahun 2022 sebesar 325067 Rupiah. Setelah itu terjadi penurunan dua tahun berturut-turut pada tahun 2023 dan 2024, sebelum akhirnya kembali naik pada tahun 2025 dan melampaui nilai pengeluaran tahun 2022.
Pada tingkat provinsi Kalimantan Barat, Kota Singkawang menempati urutan ke empat untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Tiga posisi teratas diduduki secara berturut-turut oleh Kota Pontianak, Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Kapuas Hulu. Secara nasional, Kota Singkawang berada pada urutan 102 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan 24 di seluruh wilayah Pulau Kalimantan.
Data pendukung menunjukkan bahwa pengeluaran aneka barang dan jasa ini terdiri dari beberapa komponen utama. Masyarakat Kota Singkawang mengeluarkan rata-rata 268084 Rupiah per kapita per bulan untuk makanan jadi, 138060 Rupiah untuk rokok dan tembakau, 80018 Rupiah untuk perawatan, 62321 Rupiah untuk sabun mandi serta 58369 Rupiah untuk kebutuhan kecantikan.
Kota Pontianak
Kota Pontianak sebagai ibu kota provinsi masih memimpin seluruh kategori pengeluaran masyarakat di Kalimantan Barat. Pada tahun 2025, pengeluaran aneka barang dan jasa di kota ini mencapai 418712 Rupiah per kapita per bulan, dengan kenaikan sedikit sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, Kota Pontianak mencapai 2358515 Rupiah per kapita per bulan dan tetap menempati urutan pertama se-provinsi tanpa perubahan peringkat dari tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Tengah 2025)
Kabupaten Sekadau
Kabupaten Sekadau mencatatkan pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi di provinsi ini pada tahun 2025, yaitu sebesar 45,9 persen. Berkat pertumbuhan tersebut, kabupaten ini berhasil naik peringkat dari posisi bawah menempati urutan kedua se-provinsi mengalahkan tujuh kabupaten lainnya. Total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 mencapai 1728808 Rupiah untuk seluruh kategori makanan dan bukan makanan.
Kabupaten Kapuas Hulu
Berbeda dengan kebanyakan wilayah lain, Kabupaten Kapuas Hulu justru mengalami penurunan pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2025 sebesar 6,5 persen. Meskipun demikian, kabupaten ini masih mampu menahan posisi urutan ketiga se-provinsi untuk kategori ini dengan nilai pengeluaran 339695 Rupiah per kapita per bulan. Untuk kategori total pengeluaran masyarakat, Kabupaten Kapuas Hulu berada pada urutan kelima di Kalimantan Barat.
Kabupaten Sintang
Kabupaten Sintang mencatatkan kenaikan pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 11,6 persen pada tahun 2025, dengan nilai akhir mencapai 304006 Rupiah per kapita per bulan. Angka ini menempatkan kabupaten ini pada urutan kelima tepat dibawah Kota Singkawang. Untuk total pengeluaran seluruh kategori, Kabupaten Sintang masih berada pada urutan keempat se-provinsi dengan nilai 1608927 Rupiah per kapita per bulan.