Inflasi (Mom) (2018=100) di Jambi Apr 2025 - Sep 2024
Mohon maaf, telah terjadi kesalahan
Untuk sementara, data ini tidak dapat ditampilkan. Kami sedang berusaha memperbaikinya.
Kembali ke Home- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi (Mom) sub kelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi di Kabupaten Kerinci, Jambi pada April 2025 turun 0,04 persen. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,54 persen. Data historis menunjukkan fluktuasi, di mana setelah mengalami penurunan signifikan turun 1,01 persen pada November 2024, terjadi kenaikan bertahap hingga Maret 2025. Penurunan pada April 2025 ini mengindikasikan adanya perubahan dinamika harga pada sub kelompok ini.
Jika dibandingkan dengan rata-rata inflasi dalam tiga bulan terakhir (Februari-April 2025) sebesar 0,33 persen, angka inflasi April 2025 lebih rendah. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata lima bulan terakhir (Desember 2024-April 2025) turun 0,13 persen, kondisi April 2025 menunjukkan perbaikan. Kenaikan tertinggi dalam lima bulan terakhir terjadi pada Maret 2025 (0,54 persen), sementara penurunan terendah terjadi pada November 2024 (-1,01 persen).
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Bekasi | 2024)
Secara peringkat di Pulau Sumatera, Kabupaten Kerinci menempati urutan ke-40 pada April 2025. Sementara secara nasional, Kabupaten Kerinci berada pada urutan ke-128. Kondisi ini menunjukkan bahwa inflasi pada sub kelompok ini di Kabupaten Kerinci relatif lebih rendah dibandingkan beberapa kabupaten/kota lain di Sumatera dan Indonesia.
Kenaikan tertinggi inflasi di Kabupaten Kerinci dalam data historis terjadi pada Agustus 2024 dengan pertumbuhan mencapai 1300 persen. Penurunan terendah terjadi pada November 2024 dengan nilai -1.01 persen. Fluktuasi ini mengindikasikan adanya faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi harga pengoperasian peralatan transportasi pribadi di wilayah tersebut, seperti perubahan harga bahan bakar atau biaya perawatan kendaraan.
Anomali terjadi pada November 2024 saat inflasi turun 1,01 persen, jauh di bawah rata-rata tiga bulan sebelumnya (September-November 2024) yang turun 0,43 persen. Penurunan signifikan ini perlu diinvestigasi lebih lanjut untuk memahami penyebabnya, seperti kemungkinan adanya kebijakan atau faktor eksternal yang mempengaruhi harga.
Timika
Timika mencatatkan inflasi dibandingkan bulan sebelumnya turun 0,04 persen, menduduki peringkat ke-6 di Pulau Papua dan peringkat ke-125 secara nasional. Pertumbuhan inflasi di Timika mencapai 900 persen. Nilai ini menunjukkan adanya penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, namun tetap perlu diperhatikan untuk menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut. Dengan pertumbuhan yang signifikan ini, Timika menunjukkan dinamika yang menarik dalam perbandingan inflasi di antara wilayah lain.(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Medan | 2004 - 2024)