Polda Metro Jaya merilis data jumlah mobil penumpang untuk wilayah Nusa Tenggara Timur per 9 Juni 2026. Data historis menunjukkan nilai hari terakhir mencapai 82.697 unit, angka ini merupakan nilai tertinggi sepanjang periode pencatatan yang dimulai sejak 3 Mei 2023. Tren data secara keseluruhan bergerak naik, dengan total peningkatan sebesar 19,97% selama lebih dari 3 tahun pencatatan harian. Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir tercatat 0,0141%, lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir yang mencapai 0,0191%.
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk ke SMA1 Kota Depok | 2025)
Selama periode pencatatan, nilai terendah tercatat pada awal periode 3 Mei 2023 dengan jumlah 68.931 unit. Dari 580 hari data yang tercatat, sebanyak 294 hari mengalami kenaikan nilai, 52 hari mengalami penurunan, dan 233 hari tercatat stagnan atau tidak ada perubahan jumlah mobil penumpang. Nilai pada 9 Juni 2026 juga tercatat berada di atas nilai rata-rata seluruh periode yang mencapai 74.191 unit.
Untuk wilayah pulau Nusa Tenggara dan Bali, Nusa Tenggara Timur secara konsisten menempati urutan ke-3 sepanjang periode pencatatan. Pada hari terakhir pencatatan, posisi ini masih tetap tidak berubah. Secara nasional, Nusa Tenggara Timur menempati urutan ke-28 dari seluruh provinsi di Indonesia berdasarkan jumlah mobil penumpang ini.
Terdapat anomali penurunan drastis pada akhir Oktober 2025 dimana jumlah mobil penumpang anjlok sebesar 1.769 unit dalam satu hari, menjadi penurunan terbesar sepanjang periode. Setelah anomali tersebut, data kembali menunjukkan pola kenaikan stabil hingga mencapai nilai puncak pada 9 Juni 2026. Dalam 5 hari terakhir sebelum pencatatan puncak, tidak tercatat penurunan sama sekali.
Nusa Tenggara Barat
Provinsi tetangga Nusa Tenggara Barat menempati urutan ke-2 di wilayah pulau Nusa Tenggara dan Bali, dengan jumlah mobil penumpang hari terakhir mencapai 135.911 unit. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 27 unit dibanding hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 0,02%. Secara nasional, Nusa Tenggara Barat menempati peringkat ke-25, atau tiga peringkat lebih tinggi dibanding Nusa Tenggara Timur. Total jumlah mobil penumpang di wilayah ini hampir 64% lebih besar dibanding angka yang tercatat untuk Nusa Tenggara Timur pada periode yang sama.
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah tercatat memiliki 130.104 unit mobil penumpang pada hari terakhir pencatatan, dengan peningkatan sebesar 38 unit dibanding hari sebelumnya atau tumbuh 0,03%. Wilayah ini menempati urutan ke-4 di wilayah Pulau Sulawesi, dan peringkat ke-26 secara nasional. Nilai jumlah mobil penumpang di Sulawesi Tengah 57,3% lebih besar dibanding Nusa Tenggara Timur, namun memiliki pertumbuhan harian sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata 3 hari terakhir Nusa Tenggara Timur.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Kayong Utara | 2024)
Papua
Papua menempati urutan teratas nomor 1 di wilayah Pulau Papua dengan jumlah mobil penumpang 102.592 unit. Pada hari terakhir tercatat terjadi sedikit penurunan sebesar 9 unit dibanding hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan minus 0,01%. Secara nasional Papua menempati peringkat ke-27. Nilai jumlah mobil penumpang di wilayah ini masih 24% lebih tinggi dibanding angka yang tercatat untuk Nusa Tenggara Timur, namun menjadi satu-satunya wilayah dalam daftar perbandingan yang mencatatkan penurunan pada periode pencatatan terakhir.
Gorontalo
Gorontalo menempati urutan ke-5 di wilayah Pulau Sulawesi dengan jumlah mobil penumpang hari terakhir 45.572 unit. Tercatat peningkatan sebesar 16 unit dibanding hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 0,04%. Secara nasional wilayah ini berada di peringkat ke-29. Nilai jumlah mobil penumpang Gorontalo 44,9% lebih kecil dibanding Nusa Tenggara Timur, namun memiliki tingkat pertumbuhan harian hampir 3 kali lipat dibanding rata-rata 3 hari terakhir Nusa Tenggara Timur.
Papua Barat
Papua Barat menempati urutan ke-2 di wilayah Pulau Papua dengan total 40.754 unit mobil penumpang pada hari terakhir pencatatan. Terjadi peningkatan sebesar 4 unit dibanding hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 0,01%. Secara nasional wilayah ini menempati peringkat ke-30. Jumlah mobil penumpang di Papua Barat 50,7% lebih rendah dibanding Nusa Tenggara Timur, dengan tingkat pertumbuhan harian sedikit lebih rendah dibanding rata-rata 3 hari terakhir Nusa Tenggara Timur.
Maluku
Wilayah Maluku menempati urutan teratas nomor 1 di wilayah Pulau Maluku dengan jumlah mobil penumpang 33.507 unit pada hari terakhir. Tercatat peningkatan sebesar 33 unit dibanding hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 0,1% menjadi pertumbuhan tertinggi di antara semua wilayah dalam daftar perbandingan. Secara nasional Maluku menempati peringkat ke-31. Nilai jumlah mobil penumpang di wilayah ini 59,5% lebih rendah dibanding Nusa Tenggara Timur, namun memiliki tingkat pertumbuhan harian hampir 7 kali lipat dibanding rata-rata 3 hari terakhir Nusa Tenggara Timur.