Statistik data Covid-19 di Asia minggu ini masih menggambarkan situasi yang belum baik dibandingkan minggu sebelumnya karena jumlah kematian yang masih terus bertambah. Pekan ini, lima negara masih mencatatkan penambahan kematian dan dua negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Kurs Rupiah Menguat 0,6% atau 90 Poin terhadap Dolar AS (Jumat, 28 April 2023))
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Hong Kong, Korea Selatan, Indonesia, Jepang dan India. Total kematian di lima negara tersebut per Sabtu, 29 April 2023 sebanyak 509 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas 0,6 persen.
Hong Kong mencatatkan penambahan kematian tertinggi di Asia dengan pertumbuhan mingguan mencapai 145,45 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak 27 jiwa naik delapan persen dibandingkan hari sebelumnya.
Menyusul Korea Selatan dengan pertumbuhan kematian secara mingguan mencapai 50 persen. Jumlah kematian di negara ini dilaporkan 63 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah kematian terlihat naik 6,78% dibanding hari sebelumnya yang sebanyak 59 jiwa.
Berikutnya, Indonesia dengan kematian 88 jiwa (naik 46,67%), Jepang dengan kematian 163 jiwa (naik 16,43%) dan kematian di India naik 0,6%.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Eropa Seminggu 1.305 Jiwa, Tertinggi di Serbia)
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Asia terjadi di India dengan 168 kematian. Laporan kematian di negara ini naik 0,6% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar kematian di Jepang tercatat 163 jiwa naik 16,43%, kematian di Indonesia tercatat 88 jiwa naik 46,67%, kematian di Korea Selatan tercatat 63 jiwa naik 50% dan kematian di Hong Kong tercatat 27 jiwa naik 145,45%.
Total kematian di Asia selama tujuh hari terakhir tercatat 538 jiwa. Angka ini mencakup 22,75 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 2.365 jiwa. Angka kematian di Asia tercatat naik dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 480 jiwa.