IHSG Jatuh Usai Naik Tinggi (Rabu, 21 Januari 2026)

1
Nabilah Muhamad 21/01/2026 17:58 WIB
Image Loader
Memuat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 21 Januari 2025-21 Januari 2026
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,36% ke level 9.010,33 pada penutupan perdagangan Rabu (21/1/2026).

Penurunan terjadi setelah IHSG menguat lima hari berturut-turut hingga mencetak rekor tertinggi baru.

"IHSG bergerak melemah yang diwarnai dengan volatilitas tinggi akibat aksi profit taking," kata Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus, dilansir dari Antara (21/1/2026).

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 9 dari 11 sektor saham terkoreksi hari ini. Sektor industri turun paling dalam hingga 6,33%, diikuti sektor properti dan sektor transportasi yang masing-masing menyusut 3,44% dan 3,04%.

Sementara dua sektor lainnya menguat, yaitu sektor barang konsumen primer dan sektor barang baku yang masing-masing naik 0,58% dan 0,14%.

Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham di bursa dalam negeri hari ini sebanyak 4,03 juta kali transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai 61,72 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp34,23 triliun.

Sebanyak 546 saham ditutup melemah hari ini, lalu 179 saham menguat, dan 77 saham stagnan.

Emiten berkode UNTR menjadi top loser setelah anjlok 14,93%, diikuti REAL yang melemah 14,43% dan ARGO yang ambles 13,52%.

Sementara emiten top gainer hari ini adalah ESIP yang terbang 34,52%, diikuti BELL dan INAI yang masing-masing naik 34,46% dan 34,41%.

Bursa kawasan Asia sore ini ditutup bervariasi. Indeks Nikkei turun 0,41% ke 52.774,64; indeks Hang Seng naik 0,37% ke 26.585,06; indeks Shanghai naik 0,08% ke 4.116,94; dan indeks Strait Times turun 0,38% ke 4.809,88.

(Baca: 9 Sektor Saham Turun, Industri Anjlok 6% (Rabu, 21 Januari 2026))

Editor : Adi Ahdiat

Data Populer

Loading...