Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Gorontalo pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp178.473 per kapita per bulan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka ini mengalami penurunan signifikan turun 34.3% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini memutus tren kenaikan yang terjadi sejak tahun 2018.
(Baca: Harga Cabai Merah Keriting di Pasar Modern Periode Januari 2025-2026)
Meskipun demikian, pengeluaran di tahun 2024 masih lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp126.255. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2023 dengan nilai Rp271.590. Terjadi anomali pada tahun 2023 ini dengan pertumbuhan 47.8% dibandingkan tahun sebelumnya, sebelum akhirnya mengalami penurunan tajam di tahun 2024.
Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Gorontalo pada tahun 2024, Kabupaten Gorontalo menempati urutan ke-6 dalam hal pengeluaran untuk aneka barang dan jasa. Kabupaten Gorontalo Utara menduduki peringkat pertama dengan pengeluaran sebesar Rp376.648, diikuti Kota Gorontalo Rp344.473, Kabupaten Boalemo Rp252.544, Kabupaten Bone Bolango Rp192.844, dan Kabupaten Pohuwato Rp189.169.
Berikut perbandingan pengeluaran tahun 2024 dan pertumbuhan di beberapa kabupaten/kota: Kabupaten Gorontalo Utara mencatat pengeluaran tertinggi sebesar Rp376.648 dengan pertumbuhan 53.2%. Kota Gorontalo mencatat pengeluaran sebesar Rp344.473 dengan pertumbuhan 22.2%. Kabupaten Boalemo mencatat pengeluaran sebesar Rp252.544 dengan pertumbuhan 41.7%. Kabupaten Bone Bolango mencatat pengeluaran sebesar Rp192.844 dengan pertumbuhan sedikit 0.1%. Kabupaten Pohuwato mencatat pengeluaran sebesar Rp189.169 dengan pertumbuhan 32%.
(Baca: Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level Rp. 16.659,4 per Dolar AS (Rabu, 26 November 2025))
Kota Gorontalo
Kota Gorontalo menempati peringkat pertama se-Provinsi Gorontalo dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar Rp1.761.616 pada tahun 2024, mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1.765.654. Meskipun demikian, pengeluaran untuk makanan mengalami peningkatan yang signifikan, dari Rp626.190 menjadi Rp722.838, mencerminkan adanya perubahan alokasi anggaran rumah tangga. Rata-rata pengeluaran bukan makanan juga mengalami kenaikan sedikit menjadi Rp1.038.778.
Kabupaten Bone Bolango
Kabupaten Bone Bolango menempati urutan kedua se-Provinsi Gorontalo dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar Rp1.248.890 pada tahun 2024, mengalami penurunan 5.8% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1.325.262. Walaupun pengeluaran total menurun, pengeluaran untuk makanan menunjukkan kenaikan positif dari Rp517.299 menjadi Rp608.254. Rata-rata pengeluaran bukan makanan mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 21.3% menjadi Rp640.636, menandakan adanya peningkatan konsumsi terhadap barang dan jasa di luar kebutuhan pokok.
Kabupaten Gorontalo Utara
Kabupaten Gorontalo Utara mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar Rp1.200.291 pada tahun 2024, berada pada urutan keempat di Provinsi Gorontalo. Terjadi penurunan sebesar 6.1% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1.278.566. Pengeluaran untuk makanan mengalami kenaikan menjadi Rp640.885, sementara pengeluaran bukan makanan menunjukkan pertumbuhan sebesar 16.5% menjadi Rp559.406. Data ini menunjukkan adanya pergeseran alokasi pengeluaran di mana konsumsi makanan dan barang-barang non primer mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo berada di posisi kelima dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar Rp1.099.227 pada tahun 2024, mengalami penurunan yang signifikan yakni 20% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1.374.547. Namun, terdapat peningkatan pada pengeluaran untuk makanan menjadi Rp552.852. Rata-rata pengeluaran bukan makanan mengalami penurunan turun 5.3% menjadi Rp546.375. Hal ini mengindikasikan adanya perubahan prioritas konsumsi rumah tangga di Kabupaten Gorontalo.