Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data PDRB ADHB Sektor Jasa Pendidikan Kabupaten Langkat Sumatera Utara sampai tahun 2025. Selama 16 tahun periode pencatatan mulai 2010, nilai sektor ini tercatat selalu naik tanpa pernah mengalami penurunan satu periode pun. Pada tahun 2025, nilai PDRB jasa pendidikan di kabupaten ini mencapai 665.130 Rp juta, mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 7,75 persen.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sumatera Utara 2025)
Seluruh periode data historis menunjukkan tren naik konsisten, dengan total peningkatan nilai sebesar 207,11 persen sejak tahun 2010. Kenaikan tahunan tertinggi tercatat pada tahun 2014 dengan pertumbuhan 13,76 persen, sedangkan kenaikan terendah terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan sebesar 3,49 persen. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 6,68 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata 5 tahun terakhir yang tercatat 5,53 persen, menandakan akselerasi pertumbuhan sektor ini dalam tiga tahun terakhir.
Pada tahun 2025, Kabupaten Langkat menempati peringkat 46 dari seluruh kabupaten kota di Pulau Sumatera, dan peringkat 245 secara nasional. Selama 5 tahun terakhir, peringkat wilayah ini di level pulau mengalami fluktuasi bergeser antara posisi 41 sampai 48, dengan pergeseran peringkat paling jauh mundur 7 posisi dibanding tahun 2021. Secara nilai akhir tahun 2025, Kabupaten Langkat berada di atas rata-rata nilai historis keseluruhan periode pencatatan.
Kota Singkawang
Kota Singkawang mencatatkan nilai PDRB jasa pendidikan tahun terakhir sebesar 674.170 Rp juta, berada sedikit di atas nilai Kabupaten Langkat. Wilayah ini menempati peringkat 34 di Pulau Kalimantan dan peringkat 242 secara nasional, dengan pertumbuhan tahunan terakhir sebesar 2,51 persen. Pertumbuhan wilayah ini merupakan yang terendah dibanding seluruh enam wilayah perbandingan, meskipun nilai absolut PDRB nya merupakan yang tertinggi dari daftar perbandingan.
Kabupaten Hulu Sungai Utara
Kabupaten Hulu Sungai Utara memiliki nilai PDRB jasa pendidikan tahun terakhir sebesar 673.870 Rp juta, hanya terpaut sedikit dibawah Kota Singkawang. Wilayah ini menempati peringkat 35 di Pulau Kalimantan dan peringkat 243 secara nasional, mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 8,63 persen. Angka pertumbuhan ini merupakan yang kedua tertinggi dari seluruh wilayah perbandingan, membuat peringkat wilayah ini stabil tidak bergeser jauh pada periode terkahir.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Kayong Utara | 2007 - 2025)
Kabupaten Siak
Kabupaten Siak sebagai satu-satunya wilayah Sumatera lain dalam daftar perbandingan, mencatatkan nilai PDRB jasa pendidikan 667.450 Rp juta. Wilayah ini berada di peringkat 45 Pulau Sumatera, satu peringkat diatas Kabupaten Langkat, dan peringkat 244 secara nasional. Pertumbuhan tahunan wilayah ini tercatat 7,69 persen, hampir seimbang dengan angka pertumbuhan Kabupaten Langkat pada tahun yang sama.
Kabupaten Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan mencatatkan nilai PDRB jasa pendidikan tahun terakhir 662.570 Rp juta, berada di peringkat 47 Pulau Sumatera dan peringkat 246 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan 6,18 persen, lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir Kabupaten Langkat. Secara nilai absolut, wilayah ini berada sedikit dibawah nilai PDRB Kabupaten Langkat tahun 2025.
Kota Blitar
Kota Blitar dari Pulau Jawa mencatatkan nilai PDRB jasa pendidikan 662.360 Rp juta, dengan peringkat 115 di wilayah pulau nya dan peringkat 247 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sangat tinggi yaitu 9,62 persen, menjadikan pertumbuhannya sebagai yang kedua tertinggi dari seluruh wilayah perbandingan. Meskipun peringkat nasional nya berada dibawah Kabupaten Langkat, laju pertumbuhan wilayah ini melebihi angka pertumbuhan Langkat tahun 2025.
Kabupaten Boloang Mongondow
Kabupaten Boloang Mongondow dari Pulau Sulawesi mencatatkan nilai PDRB jasa pendidikan 653.140 Rp juta, menempati peringkat 30 di pulau nya dan peringkat 248 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan tertinggi dari seluruh wilayah perbandingan yaitu 10,34 persen, jauh melampaui rata-rata pertumbuhan seluruh periode Kabupaten Langkat. Secara nilai absolut, wilayah ini merupakan yang terendah dari enam wilayah daftar perbandingan.