Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat data jumlah pekerja sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Aceh Tengah hingga akhir tahun 2025 sebanyak 72.969 orang. Pada 31 Desember 2025 tercatat terjadi penurunan nilai sebesar 1.943 orang dibandingkan periode sebelumnya, dengan pertumbuhan negatif turun 2,59 persen. Selama kurun data 2007 hingga 2025, jumlah pekerja sektor ini menunjukkan tren naik secara keseluruhan dengan total perubahan sebesar 13,29 persen selama 16 tahun pencatatan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di DI Yogyakarta 2025)
Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir berada di angka 1,14 persen, sedangkan rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir tercatat 2,89 persen. Hal ini menunjukkan performa pertumbuhan 3 hari terakhir lebih rendah dibandingkan rata-rata 5 hari terakhir. Pencapaian nilai tertinggi sepanjang sejarah terjadi pada 31 Desember 2024 dengan jumlah pekerja mencapai 74.912 orang, sedangkan nilai terendah pernah tercatat pada 31 Desember 2008 dengan jumlah pekerja hanya 39.697 orang.
Untuk peringkat akhir tahun 2025, Kabupaten Aceh Tengah berada di urutan 67 dari seluruh kabupaten kota di Pulau Sumatera, dan menempati peringkat 198 secara nasional. Dibandingkan periode sebelumnya, peringkat daerah ini mengalami sedikit penurunan sebanyak 2 posisi dari peringkat 65 di tahun 2024. Sepanjang periode pencatatan, jumlah pekerja sektor ini tercatat naik pada 9 periode, dan turun pada 6 periode tanpa pernah mengalami kondisi stagnan.
Kabupaten Bengkayang
Kabupaten Bengkayang berada di peringkat 12 Pulau Kalimantan dan peringkat 195 secara nasional untuk indikator jumlah pekerja sektor pertanian. Wilayah ini mencatatkan nilai akhir pekerja sebesar 73.565 orang, dengan pertumbuhan negatif -9,73 persen. Nilai pekerja di daerah ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Aceh Tengah, dengan selisih 596 orang. Pertumbuhan di wilayah ini menunjukkan penurunan yang lebih tajam dibandingkan kondisi yang terjadi di Aceh Tengah pada periode yang sama.
Kabupaten Manggarai Barat
Kabupaten Manggarai Barat menempati peringkat 13 wilayah Nusa Tenggara dan Bali serta peringkat 196 nasional. Jumlah pekerja sektor pertanian di wilayah ini tercatat sebesar 73.432 orang, dengan penurunan pertumbuhan turun 18,93 persen. Nilai ini berada sedikit di atas angka Kabupaten Aceh Tengah, namun mengalami penurunan paling tajam dibandingkan seluruh wilayah yang tercatat pada data perbandingan. Peringkat nasional wilayah ini hanya terpaut 2 posisi di atas Kabupaten Aceh Tengah.
(Baca: BPS: Inflasi Yoy Kabupaten Morowali pada Juni 2026 Sebesar 1,39%)
Kabupaten Sigi
Kabupaten Sigi Sulawesi berada pada peringkat 16 wilayah Pulau Sulawesi dan peringkat 197 secara nasional. Jumlah pekerja sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di wilayah ini tercatat 73.202 orang dengan pertumbuhan negatif turun 8,54 persen. Nilai pekerja di wilayah ini masih berada di atas angka Kabupaten Aceh Tengah, dengan selisih sebesar 233 orang. Wilayah ini juga mengalami penurunan namun tidak sedalam penurunan yang terjadi di Kabupaten Manggarai Barat.
Kabupaten Yalimo
Kabupaten Yalimo Papua menempati peringkat 9 seluruh wilayah Pulau Papua dan peringkat 199 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan jumlah pekerja sektor pertanian sebesar 72.753 orang, dengan pertumbuhan positif sebesar 6,05 persen. Nilai pekerja di wilayah ini sedikit di bawah angka Kabupaten Aceh Tengah, namun menjadi satu-satunya wilayah pada daftar perbandingan yang mencatatkan pertumbuhan positif cukup signifikan pada periode yang sama.
Kabupaten Banggai
Kabupaten Banggai Sulawesi berada di peringkat 17 wilayah Pulau Sulawesi dan peringkat 200 secara nasional. Jumlah pekerja sektor pertanian di wilayah ini tercatat 72.201 orang dengan pertumbuhan negatif sangat kecil yaitu turun 0,35 persen. Nilai pekerja di wilayah ini berada di bawah angka Kabupaten Aceh Tengah dengan selisih 768 orang. Penurunan yang terjadi di wilayah ini merupakan penurunan terkecil dibandingkan seluruh wilayah lain yang mengalami penurunan pada periode ini.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah Sumatera menempati peringkat 68 Pulau Sumatera dan peringkat 201 secara nasional. Jumlah pekerja sektor pertanian di wilayah tetangga Aceh ini tercatat 72.176 orang dengan pertumbuhan positif 11,38 persen. Wilayah ini berada tepat satu peringkat di bawah Kabupaten Aceh Tengah baik pada tingkat pulau maupun nasional, dengan selisih jumlah pekerja sebesar 793 orang dibandingkan Kabupaten Aceh Tengah.