Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah hotel di Kabupaten Bandung Jawa Barat tahun 2025 tercatat sebanyak 38 unit. Berdasarkan data historis, nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2 unit dibandingkan tahun 2024, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5,56 persen. Sepanjang periode pencatatan sejak 2014, jumlah hotel di wilayah ini mengalami kenaikan total sebesar 65,22 persen dengan pola fluktuatif yaitu tercatat 3 kali periode kenaikan dan 3 kali periode penurunan selama tujuh tahun data yang tercatat.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tenggara 2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir berada di angka 0,07 persen, sementara rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir mencapai 3,91 persen. Hal ini menunjukkan kinerja penambahan jumlah hotel dalam 3 tahun terakhir berjalan jauh lebih lambat dibandingkan periode 5 tahun terakhir. Puncak jumlah hotel tertinggi pernah tercatat pada tahun 2019 dengan jumlah 39 unit, sementara nilai terendah tercatat pada tahun 2014 dengan 23 unit hotel.
Untuk tahun 2025, Kabupaten Bandung menempati peringkat 40 diantara seluruh kabupaten kota di Pulau Jawa, dan peringkat 84 secara nasional. Dibandingkan tahun sebelumnya, peringkat wilayah ini naik 1 posisi dari peringkat 41 di Pulau Jawa dan naik 2 posisi dari peringkat 86 secara nasional. Nilai jumlah hotel tahun terakhir ini berada di atas rata-rata keseluruhan periode yang sebesar 34,71 unit.
Kabupaten Pati
Kabupaten Pati mencatat jumlah hotel tahun terakhir sama dengan Kabupaten Bandung yaitu 38 unit, dengan pertumbuhan sebesar 2,7 persen. Wilayah ini berada pada peringkat 40 di Pulau Jawa dan peringkat 84 secara nasional, posisi yang sama persis dengan Kabupaten Bandung. Selisih kenaikan jumlah hotel tahun sebelumnya tercatat 1 unit, lebih sedikit dibandingkan penambahan yang terjadi di Kabupaten Bandung, dengan nilai dua tahun sebelumnya tercatat 35 unit hotel.
Kota Singkawang
Kota Singkawang mencatat jumlah hotel 38 unit pada tahun terakhir, sama besar dengan jumlah hotel Kabupaten Bandung. Wilayah dari Pulau Kalimantan ini mengalami penurunan sebesar 9,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengurangan sebanyak 4 unit hotel. Wilayah ini menempati peringkat 7 di Pulau Kalimantan dan peringkat 84 secara nasional, memiliki peringkat nasional yang sama namun memiliki peringkat yang jauh lebih baik di dalam wilayah pulaunya masing-masing.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Takalar | 2004 - 2025)
Kabupaten Probolinggo
Kabupaten Probolinggo memiliki jumlah hotel tahun terakhir sebanyak 37 unit, 1 unit lebih sedikit dibandingkan Kabupaten Bandung. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 15,62 persen, menjadi pertumbuhan tertinggi diantara seluruh wilayah perbandingan dengan penambahan 5 unit hotel. Kabupaten Probolinggo berada pada peringkat 42 di Pulau Jawa dan peringkat 87 secara nasional, dua tingkat di bawah peringkat Kabupaten Bandung.
Kabupaten Kota Waringin Timur
Kabupaten Kota Waringin Timur mencatat jumlah hotel sebanyak 37 unit pada periode terakhir. Wilayah ini tidak mengalami perubahan jumlah hotel dibandingkan tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 0 persen. Berada di Pulau Kalimantan, wilayah ini menempati peringkat 8 di pulau tersebut dan peringkat 87 secara nasional. Tidak ada penambahan maupun pengurangan unit hotel di wilayah ini selama periode pencatatan tahun terakhir.
Kabupaten Magetan
Kabupaten Magetan memiliki jumlah hotel sebanyak 37 unit pada tahun terakhir, sama dengan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Kota Waringin Timur. Sama dengan wilayah sebelumnya, Kabupaten Magetan juga mencatatkan pertumbuhan 0 persen tanpa perubahan jumlah hotel dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 42 di Pulau Jawa dan peringkat 87 secara nasional, menempati posisi yang sama dengan Kabupaten Probolinggo di tingkat pulau.