Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di Papua Barat sebesar 6,37 persen, update data per Kamis, 08 September 2022. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 5,17 persen.
(Baca: Jumlah Konfirmasi Positif Mingguan di Papua Barat, Paling Tinggi Terjadi di Teluk Bintuni)
Teluk bintuni adalah kabupaten di urutan pertama dengan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir tertinggi sebesar 23,6 persen. Kondisi positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di kabupaten ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 7,87 persen.
Kondisi yang sama terjadi di Fak Fak yang mencatatkan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 18,6 persen. Di kabupaten ini, positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir juga terlihat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 13,77 persen. Di urutan berikutnya Tambrauw. Kabupaten di provinsi Papua Barat ini mencatatkan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 14,29 persen
(Baca: Daftar Kabupaten/Kota dengan Positivity Rate Tujuh Hari Terakhir Tertinggi di Papua Barat (Kamis, 08 September 2022))
Teluk Wondama dan kota Sorong berada di posisi selanjutnya dengan catatan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 7,69 persen dan 6,98 persen.
Secara nasional, rata-rata positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di 34 provinsi saat ini dalam tren naik dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 4,53 persen.