Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data cakupan sinyal 4G LTE di desa dan kelurahan Provinsi Sulawesi Tenggara sampai akhir tahun 2025. Sepanjang periode pengamatan 2018 hingga 2025, jumlah desa tercatat tumbuh dengan total peningkatan sebesar 212,75 persen dari awal periode. Pada tahun 2025, tercatat 2036 desa telah tercover sinyal 4G, terjadi penurunan sedikit sebesar 0,49 persen atau berkurang 10 desa dibandingkan tahun 2024 yang menjadi tahun dengan cakupan tertinggi sepanjang sejarah yaitu 2046 desa.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Lampung 2024)
Sepanjang 7 tahun pengamatan, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2019 dengan laju pertumbuhan mencapai 96,93 persen atau bertambah 631 desa dalam satu tahun. Rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir mencapai 29,52 persen per tahun, sementara rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir turun menjadi 8,95 persen per tahun. Hal ini menunjukkan laju perluasan jaringan 4G di wilayah ini mengalami perlambatan signifikan pada tiga tahun terakhir dibandingkan periode 5 tahun sebelumnya.
Untuk posisi peringkat di Pulau Sulawesi, Sulawesi Tenggara secara konsisten menempati urutan ke-2 sejak tahun 2019 sampai tahun 2025, hanya sempat menempati urutan ke-3 pada tahun 2018. Secara nasional, provinsi ini tetap bertahan di peringkat ke-10 secara nasional sejak tahun 2020, tidak mengalami perubahan peringkat selama 5 tahun terakhir. Nilai cakupan tahun 2025 berada di atas rata-rata nilai seluruh periode pengamatan.
Nusa Tenggara Timur
Provinsi Nusa Tenggara Timur menempati peringkat pertama kategori wilayah Nusa Tenggara dan Bali pada tahun 2025 dengan total 1742 desa tercover sinyal 4G. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,58 persen pada tahun terakhir, dengan penambahan sebanyak 10 desa dibandingkan periode sebelumnya. Secara nasional provinsi ini berada di urutan 13, dengan laju pertumbuhan tahunan yang stabil dan tidak mengalami fluktuasi besar selama 3 tahun pengamatan terakhir. Nilai cakupan wilayah ini terpaut 294 desa dibawah catatan Sulawesi Tenggara untuk periode yang sama.
Sulawesi Selatan
Sebagai provinsi dengan peringkat pertama di Pulau Sulawesi, Sulawesi Selatan mencatatkan 1862 desa tercover jaringan 4G pada tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 3,85 persen atau bertambah 69 desa pada tahun terakhir, menjadi laju pertumbuhan tertinggi dibandingkan seluruh provinsi dalam daftar perbandingan. Secara nasional provinsi ini menempati urutan 12, terpaut satu peringkat diatas Sulawesi Tenggara. Selama tiga tahun terakhir, laju perluasan jaringan di wilayah ini terus menunjukkan peningkatan yang konsisten setiap periode.
Lampung
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Palopo | 2004 - 2025)
Provinsi Lampung yang berada di wilayah Pulau Sumatera menempati urutan ke 9 secara nasional pada tahun 2025 dengan catatan 1905 desa tercover sinyal 4G. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,9 persen atau bertambah 17 desa pada tahun terakhir, dengan peringkat ke 3 di Pulau Sumatera. Nilai cakupan Lampung terpaut 131 desa dibawah nilai Sulawesi Tenggara, meski menempati peringkat nasional yang lebih tinggi satu tingkat. Laju pertumbuhan wilayah ini tercatat stabil dengan fluktuasi pertumbuhan tahunan tidak melebihi 1,2 persen selama 4 tahun terakhir.
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah menempati urutan ke 3 di Pulau Sulawesi pada tahun 2025 dengan total 2466 desa yang telah tercover jaringan 4G LTE. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,11 persen atau bertambah 27 desa pada tahun terakhir, secara nasional menempati urutan 11. Nilai cakupan wilayah ini tercatat 430 desa lebih tinggi dibandingkan catatan Sulawesi Tenggara pada periode yang sama. Selama lima tahun terakhir, peringkat wilayah ini di Pulau Sulawesi tidak pernah berpindah dari urutan ketiga.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan menempati peringkat pertama wilayah Pulau Kalimantan pada tahun 2025 dengan catatan 2891 desa tercover sinyal 4G. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,05 persen atau bertambah 30 desa pada tahun terakhir, secara nasional menempati urutan ke 8. Nilai cakupan wilayah ini tercatat 855 desa lebih tinggi dibandingkan nilai Sulawesi Tenggara pada periode yang sama. Laju pertumbuhan wilayah ini tercatat stabil, tidak pernah mengalami penurunan cakupan sepanjang 6 tahun periode pengamatan yang tercatat.
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara menempati urutan ke 4 di Pulau Sulawesi pada tahun 2025 dengan total 2930 desa yang telah tercover jaringan 4G LTE. Wilayah ini mencatatkan penurunan sedikit sebesar 0,2 persen atau berkurang 6 desa pada tahun terakhir, menjadi satu-satunya provinsi selain Sulawesi Tenggara yang mengalami penurunan cakupan pada periode 2025. Secara nasional provinsi ini menempati urutan ke 7, menjadi peringkat tertinggi dari seluruh daftar provinsi yang dibandingkan pada laporan ini.