Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) Provinsi Lampung pada akhir tahun 2025 mencapai 8,61 tahun. Selama 16 periode pengukuran sejak tahun 2010, nilai indikator ini terus mengalami kenaikan tanpa satu kali periode penurunan, dengan total peningkatan sebesar 18,6 persen selama kurun waktu tersebut. Pada tahun 2025 terjadi lonjakan kenaikan tertinggi sepanjang catatan, yaitu sebesar 0,25 poin dengan laju pertumbuhan tahunan 2,99 persen.
Selama 3 tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan RLS Lampung berada pada angka 1,73 persen per tahun, angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang hanya 1,36 persen. Hal ini menunjukkan adanya percepatan peningkatan akses pendidikan di wilayah ini dalam tiga tahun belakangan. Kenaikan terendah dalam catatan historis terjadi tiga kali berturut-turut pada tahun 2011, 2012 dan 2013, dimana setiap tahun hanya terjadi peningkatan sebesar 0,02 poin.
(Baca: Jumlah Perceraian di Sulawesi Tengah Periode 2019-2024)
Dari sisi peringkat, pada tahun 2025 Lampung menempati urutan ke-10 dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera, serta berada di peringkat 28 secara nasional. Peringkat ini turun satu tingkat dibandingkan tahun 2024 yang sempat berada di posisi 27 nasional. Meskipun nilai RLS Lampung terus naik setiap tahun, laju peningkatan wilayah lain secara nasional bergerak lebih cepat pada periode yang sama.
Kepulauan Bangka Belitung
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang juga berada di wilayah Pulau Sumatera mencatat RLS tahun 2025 sebesar 8,65 tahun, sedikit lebih tinggi dibandingkan nilai Lampung. Wilayah ini menempati urutan ke-9 di Pulau Sumatera, satu tingkat di atas Lampung, dengan laju pertumbuhan tahunan tertinggi sepanjang catatan tahun 2025 yaitu sebesar 3,84 persen. Lonjakan pertumbuhan ini menjadikan Bangka Belitung berhasil melampaui banyak provinsi lain di Sumatera pada periode terakhir pencatatan.
Papua Barat Daya
Pada peringkat 25 nasional, Papua Barat Daya mencatatkan nilai RLS tahun 2025 sebesar 8,69 tahun, menjadi nilai tertinggi dalam kelompok wilayah perbandingan ini. Laju pertumbuhan tahunan wilayah tersebut mencapai 3,58 persen pada tahun 2025, dengan kenaikan nilai sebesar 0,30 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat ke-2 di wilayah Pulau Papua menjadikan wilayah ini sebagai salah satu daerah dengan percepatan akses pendidikan terbaik di kawasan timur Indonesia.
Papua Selatan
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Cirebon 175,37 Ribu dan Angka Pengangguran 6,41%)
Papua Selatan menempati peringkat ke-3 di wilayah Pulau Papua dan peringkat 27 secara nasional, tepat satu tingkat di atas Lampung. Nilai RLS wilayah ini tercatat 8,64 tahun pada akhir 2025, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 3,10 persen dan kenaikan nilai 0,26 poin dibandingkan periode sebelumnya. Pertumbuhan wilayah ini masih di atas rata-rata pertumbuhan nasional untuk indikator rata-rata lama sekolah.
Jawa Timur
Jawa Timur mencatatkan nilai RLS 8,39 tahun pada tahun 2025, berada di peringkat 29 nasional atau satu tingkat dibawah Lampung. Wilayah ini mengalami kenaikan 0,11 poin dibandingkan tahun sebelumnya dengan laju pertumbuhan sebesar 1,33 persen. Meskipun menjadi provinsi dengan populasi terbesar di Pulau Jawa, nilai rata-rata lama sekolah Jawa Timur masih berada dibawah rata-rata provinsi lain di pulau tersebut.
Gorontalo
Provinsi Gorontalo berada di peringkat ke-5 wilayah Sulawesi dan peringkat 30 secara nasional. Nilai RLS wilayah ini tercatat 8,38 tahun pada akhir 2025, dengan kenaikan 0,09 poin dibandingkan periode sebelumnya dan laju pertumbuhan 1,09 persen. Angka pertumbuhan ini termasuk salah satu yang terendah diantara seluruh provinsi pada kelompok perbandingan tahun 2025.
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat menempati urutan ke-6 di wilayah Pulau Sulawesi dan peringkat 31 secara nasional. Nilai rata-rata lama sekolah wilayah ini mencapai 8,31 tahun pada tahun 2025, dengan kenaikan 0,16 poin dibandingkan tahun sebelumnya serta laju pertumbuhan sebesar 1,96 persen. Pertumbuhan wilayah ini sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir Lampung.