Di samping rutinitas bekerja, para pekerja Indonesia gemar menghadiri sejumlah acara langsung atau offline dalam setahun terakhir. Festival—seperti kuliner, budaya, atau gaya hidup—menjadi urutan paling utama.
Hal tersebut terkuak dari hasil survei Populix pada 2025. Proporsi responden yang memilih opsi festival mencapai 61%.
Acara offline yang banyak dihadiri berikutnya adalah konser musik (42%), workshop/pelatihan (40%), pertandingan olahraga (39%), acara komunitas (37%), dan pameran (35%).
Ada pula responden pekerja mengikuti acara konferensi atau seminar profesional (20%), acara internal kantor (19%), acara eksternal kantor atau perwakilan perusahaan (14%), dan lainnya (1%).
Jika dilihat berdasarkan frekuensinya, sebanyak 41% responden pekerja menghadiri acara offline sebanyak satu sampai dua kali dalam setahun.
Lalu disusul 33% responden menghadiri acara offline sebanyak 2-3 kali, 14% sebanyak 4-5 kali, dan 12% lebih dari lima kali dalam setahun terakhir.
Populix menggelar survei ini secara online pada 21-26 Agustus 2025 terhadap 864 pekerja di Indonesia. Responden terdiri dari laki-laki sebanyak 55% dan perempuan 45%.
Mayoritas responden berada di Pulau Jawa (79%), diikuti Pulau Sumatera (12%), dan pulau-pulau lainnya (9%). Responden didominasi oleh kelompok usia 29-44 tahun (50%) dan usia 17-28 tahun (41%).
(Baca: Tambah Pengalaman Baru, Alasan Utama Pekerja RI Ikut Acara Offline)