Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 3,95 juta kasus pada Kamis, 04 Agustus 2022. Kamerun mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 32,81 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 506 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini turun 0,39 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Eropa Seminggu 4.529 Jiwa, Tertinggi di Swiss)
Menyusul Jepang dengan pertumbuhan kasus Omicron secara mingguan mencapai 21,9 persen. Sedangkan untuk data harian angka penambahan kasus Omicron di negara ini naik 0,18 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 154,21 ribu jiwa.
Selanjutnya, Hong Kong dengan penambahan kasus Omicron 5.936 kasus (naik 17,08%), penambahan kasus Omicron di Italia naik 10,56 persen menjadi 47.749 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan Malaysia dengan penambahan kasus Omicron 13.428 kasus (naik 7,44%)
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu 130 Jiwa, Tertinggi di Mauritius)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data kemarin tercatat ada 17.168 kasus atau naik 0,01 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.