Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHB Sektor Informasi dan Komunikasi Kota Blitar, Jawa Timur pada akhir tahun 2025 mencapai 1.039.180 juta rupiah. Selama 16 tahun periode pengamatan sejak 2010, sektor ini tidak pernah mengalami penurunan nilai, dengan seluruh 15 periode berturut-turut menunjukkan kenaikan nilai. Tren pertumbuhan secara konsisten bergerak naik, dengan total peningkatan nilai mencapai 211,66% sejak periode pertama.
(Baca: 9% Penduduk di DKI Jakarta Beragama Protestan)
Rata-rata pertumbuhan tahunan selama seluruh periode mencapai 7,89%. Tercatat rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir sebesar 7,33%, angka ini lebih baik dibanding rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang hanya berada di angka 6,44%. Kenaikan tertinggi sepanjang sejarah terjadi pada tahun 2025 dengan penambahan nilai sebesar 74.310 juta rupiah dan pertumbuhan 7,7%, sedangkan kenaikan terendah tercatat pada tahun 2022 dengan pertumbuhan 3,81%.
Dalam lingkup pulau Jawa, peringkat Kota Blitar untuk sektor ini terus mengalami penurunan posisi selama 5 tahun terakhir, dari peringkat 87 tahun 2021 menjadi peringkat 92 pada tahun 2025. Pada skala nasional, peringkat daerah ini juga bergerak dari posisi 146 tahun 2017 menjadi posisi 152 di akhir tahun 2025. Nilai PDRB sektor informasi komunikasi Kota Blitar saat ini tercatat berada di atas nilai rata-rata seluruh periode pengamatan.
Kabupaten Dharmasraya
Kabupaten Dharmasraya tercatat memiliki nilai PDRB ADHB Sektor Informasi dan Komunikasi tahun terakhir sebesar 1.063.620 juta rupiah, dengan pertumbuhan tahunan 7,21%. Daerah ini berada pada peringkat 25 di pulau Sumatera dan peringkat 149 secara nasional. Nilai penambahan tahunan daerah ini mencapai 71.570 juta rupiah, nilai ini lebih besar dibanding penambahan nilai Kota Blitar pada tahun yang sama, dan menempatkan Dharmasraya 3 peringkat di atas Kota Blitar dalam daftar nasional.
Kabupaten Jembrana
Berada di wilayah Nusa Tenggara dan Bali, Kabupaten Jembrana mencatat nilai PDRB sektor informasi komunikasi tahun terakhir sebesar 1.055.410 juta rupiah. Pertumbuhan tahunan daerah ini tercatat 4,81%, dengan penambahan nilai tahunan sebesar 48.470 juta rupiah. Daerah ini menempati peringkat 8 di wilayahnya, dan berada pada peringkat 150 secara nasional, atau satu peringkat tepat di bawah Kabupaten Dharmasraya serta satu peringkat di atas Kota Blitar.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Kabupaten Banjar
Kabupaten Banjar dari wilayah Kalimantan mencatat pertumbuhan tertinggi diantara seluruh daerah perbandingan, yaitu sebesar 9,56% pada tahun terakhir. Nilai PDRB akhir daerah ini mencapai 1.041.849 juta rupiah, dengan penambahan nilai tahunan sebesar 90.889 juta rupiah. Peringkat daerah ini berada di nomor 14 wilayah Kalimantan, dan peringkat 151 secara nasional, dua peringkat di bawah posisi Kota Blitar tahun 2025.
Kabupaten Tanah Datar
Kabupaten Tanah Datar Sumatera tercatat memiliki nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi tahun terakhir sebesar 1.030.740 juta rupiah, dengan pertumbuhan tahunan 5,67%. Penambahan nilai tahunan daerah ini mencapai 55.270 juta rupiah. Daerah ini berada pada peringkat 26 di wilayah Sumatera, dan menempati peringkat 153 secara nasional, satu peringkat di bawah posisi Kota Blitar pada periode yang sama.
Kabupaten Padang Pariaman
Kabupaten Padang Pariaman Sumatera mencatat nilai akhir PDRB sektor informasi komunikasi sebesar 1.020.410 juta rupiah, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5,57%. Penambahan nilai tahunan daerah ini tercatat 53.860 juta rupiah. Daerah ini berada pada peringkat 27 wilayah Sumatera, dan menempati peringkat 154 secara nasional, dua peringkat di bawah posisi Kota Blitar tahun 2025.
Kabupaten Banggai
Dari wilayah Sulawesi, Kabupaten Banggai mencatat pertumbuhan 5,84% pada tahun terakhir, dengan nilai PDRB akhir mencapai 1.016.120 juta rupiah. Penambahan nilai tahunan daerah ini mencapai 56.060 juta rupiah. Daerah ini menempati peringkat 7 di wilayah Sulawesi, dan berada pada peringkat 155 secara nasional, menjadi daerah dengan peringkat terendah diantara seluruh daerah yang dibandingkan dalam data ini.