Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor non migas Provinsi Kepulauan Riau periode April 2026 mencapai 1.713.079,8 ribu US Dollar. Dibandingkan bulan Maret 2026, nilai ini mengalami kenaikan sebesar 89.577,9 ribu US Dollar atau tumbuh positif 5,52 persen. Selama periode data Januari 2022 hingga April 2026, tercatat total 52 bulan data dengan tren keseluruhan naik. Rata-rata pertumbuhan 3 bulan terakhir Kep. Riau tercatat 0,55 persen, lebih baik dibandingkan rata-rata 5 bulan terakhir yang hanya 0,48 persen.
(Baca: Statistik PDRB ADHK Sektor Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya Periode 2013-2025)
Selama 4 tahun pencatatan, nilai ekspor non migas Kep. Riau pernah mencapai titik tertinggi pada Mei 2025 dengan nilai 2.013.989,5 ribu US Dollar. Sedangkan titik terendah tercatat pada Oktober 2023 dengan nilai 1.023.343,5 ribu US Dollar. Data historis menunjukkan fluktuasi dengan pola 26 bulan mengalami penurunan dan 25 bulan mengalami kenaikan, tanpa ada periode stagnan. Nilai April 2026 saat ini berada di atas nilai rata-rata seluruh periode yang mencapai 1.443.148,8 ribu US Dollar.
Pada bulan April 2026, Kepulauan Riau menempati peringkat pertama terbesar untuk nilai ekspor non migas di seluruh wilayah Pulau Sumatera. Secara nasional, provinsi ini masuk 5 besar peringkat tertinggi seluruh Indonesia, tepat di peringkat 5. Nilai pertumbuhan Kep. Riau 5,52 persen pada bulan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional gabungan yang tercatat 2,20 persen. Posisi peringkat ini naik satu tingkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di peringkat 6 nasional.
Jawa Barat
Jawa Barat menempati peringkat 2 nasional untuk nilai ekspor non migas pada April 2026 dengan total nilai 3.447.465 ribu US Dollar. Wilayah pulau Jawa ini mencatatkan pertumbuhan sangat tinggi sebesar 31,39 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi diantara 5 besar provinsi nasional. Dengan nilai ini, Jawa Barat secara konsisten mempertahankan posisi teratas di seluruh wilayah Pulau Jawa, mengungguli provinsi lain di pulau yang sama dengan selisih nilai lebih dari 1,17 miliar US Dollar.
Jawa Timur
(Baca: 6,19% Penduduk di Kabupaten Murung Raya Masuk Kategori Miskin)
Jawa Timur berada di peringkat 3 nasional dengan nilai ekspor non migas April 2026 sebesar 2.275.160 ribu US Dollar. Provinsi ini mencatatkan pertumbuhan 29,23 persen dibandingkan periode sebelumnya, menjadi provinsi dengan pertumbuhan kedua tertinggi pada bulan ini. Meskipun masih berada dibawah Jawa Barat, nilai ekspor Jawa Timur tercatat 33 persen lebih tinggi dibandingkan nilai ekspor Kepulauan Riau pada periode yang sama, dan mempertahankan posisi kedua di wilayah Pulau Jawa.
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah menempati peringkat 4 nasional dengan total nilai ekspor non migas 2.092.377,6 ribu US Dollar pada April 2026. Wilayah Pulau Sulawesi ini hanya mencatatkan pertumbuhan sedikit sebesar 2,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi pertumbuhan terendah diantara lima besar provinsi nasional. Dengan nilai ini, Sulawesi Tengah tetap menjadi penyumbang ekspor non migas terbesar di seluruh wilayah Pulau Sulawesi, mengungguli seluruh provinsi lain di pulau tersebut.
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau menempati posisi 5 nasional dan pertama di Pulau Sumatera dengan nilai ekspor 1.713.079,8 ribu US Dollar pada April 2026. Pertumbuhan 5,52 persen yang dicatatkan menjadikan provinsi ini satu-satunya wilayah dari luar pulau Jawa dan Sulawesi yang masuk lima besar nasional. Selama 5 bulan terakhir, posisi peringkat Kepulauan Riau bergerak antara peringkat 5 hingga 6 nasional, dengan tren nilai yang terus berada di atas rata-rata seluruh periode historisnya.