Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kepadatan penduduk di Kabupaten Nias Utara pada tahun 2024 sebesar 123.85 jiwa/km2. Angka ini menunjukkan kenaikan sedikit dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 123.58 jiwa/km2, atau tumbuh 0.22%. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan kepadatan penduduk selama tiga tahun terakhir (2021-2023) sebesar 0.54%, pertumbuhan tahun 2024 ini cenderung lebih rendah.
Secara historis, kepadatan penduduk Nias Utara mengalami fluktuasi. Pada tahun 2010, kepadatan penduduk tercatat 106 jiwa/km2. Sempat menurun pada periode 2011-2013, kemudian kembali meningkat signifikan pada tahun 2014 sebesar 27.91%. Kenaikan tertinggi terjadi pada periode 2020-2021 dengan pertumbuhan 6.09%. Namun, pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2023 yang justru mengalami penurunan -6.45%. Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika dalam pertumbuhan kepadatan penduduk di Nias Utara.
(Baca: Jumlah Penduduk Periode 2013-2024)
Jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir (2019-2024), pertumbuhan kepadatan penduduk tahun 2024 (0.22%) masih di bawah rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir sebesar 2.1%. Dari segi peringkat, Kabupaten Nias Utara berada di peringkat ke-73 di Pulau Sumatera pada tahun 2024. Peringkat ini sedikit turun dibandingkan tahun 2023 yang berada di peringkat ke-75. Sementara, di tingkat nasional, Nias Utara berada di peringkat ke-271.
Data perbandingan menunjukkan beberapa kabupaten/kota lain di Sumatera dan pulau lain. Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki kepadatan 121.76 jiwa/km2 dan berada di peringkat 74 di pulau Sumatera. Kabupaten Tana Toraja (Sulawesi) memiliki kepadatan 126.7 jiwa/km2, pertumbuhan 0.4%, dan menempati urutan ke-41 di pulaunya.
Kabupaten Muna (Sulawesi) mencatatkan kepadatan penduduk 125.65 jiwa/km2 dengan pertumbuhan 1.51%, berada di peringkat ke-42 di Sulawesi. Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara dan Bali) memiliki kepadatan 124.75 jiwa/km2, dengan pertumbuhan 3.22%, menduduki peringkat ke-28 di pulaunya. Kabupaten Kepulauan Selayar (Sulawesi) memiliki kepadatan 123.32 jiwa/km2, pertumbuhan 0.7%, menempati peringkat ke-43 di Sulawesi. Kabupaten Dompu (Nusa Tenggara dan Bali) memiliki kepadatan 121.76 jiwa/km2 dan berada di peringkat 29 di pulau tersebut, dengan pertumbuhan 3.88%.
Kabupaten Tana Toraja
Kabupaten yang berada di Sulawesi ini, menduduki posisi ke-41 di pulaunya, memiliki kepadatan penduduk 126.7 jiwa/km2, mengalami pertumbuhan sebesar 0.4%. Nilai ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Hal ini menempatkan Tana Toraja di atas rata-rata beberapa kabupaten lain di pulau lain.
(Baca: Kepadatan Penduduk Indonesia Periode 2013-2024)
Kabupaten Muna
Dengan kepadatan penduduk mencapai 125.65 jiwa/km2, Kabupaten Muna mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 1.51%. Peringkat ke-42 di Sulawesi menunjukkan Muna memiliki kepadatan yang relatif tinggi dibandingkan beberapa wilayah lain di pulau tersebut. Hal ini menandakan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Kabupaten Timor Tengah Selatan
Kabupaten yang berada di Nusa Tenggara dan Bali ini, menduduki posisi ke-28 di pulaunya, memiliki kepadatan penduduk 124.75 jiwa/km2, mengalami pertumbuhan sebesar 3.22%. Pertumbuhan ini cukup signifikan dibandingkan beberapa wilayah lain. Nilai ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Kabupaten Kepulauan Selayar
Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki kepadatan penduduk 123.32 jiwa/km2 dan pertumbuhan 0.7%. Berada di peringkat ke-43 di Sulawesi, Kepulauan Selayar memiliki tingkat kepadatan yang lebih rendah dibandingkan dengan Tana Toraja dan Muna, namun tetap menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten yang terletak di Sumatera ini, menempati urutan ke-74 di pulaunya, memiliki kepadatan penduduk sebesar 123.05 jiwa/km2, mencatatkan pertumbuhan sebesar 1.28%. Hal ini menempatkan Lima Puluh Kota di antara kabupaten lain di Sumatera dalam hal kepadatan penduduk.
Kabupaten Dompu
Kabupaten yang berada di Nusa Tenggara dan Bali, Dompu menduduki peringkat ke-29 dengan kepadatan penduduk 121.76 jiwa/km2, mengalami pertumbuhan sebesar 3.88%. Pertumbuhan ini cukup signifikan, menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kabupaten lain di pulau tersebut.