Polusi Udara Kalimantan Barat Malam Hari (27/8) Terparah di Indonesia

1
Irfan Fadhlurrahman 27/08/2026 17:40 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia per 27 Agustus 2026 Pukul 18.00 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Kualitas Udara di Kalimantan Barat malam ini terburuk di Indonesia. Berdasarkan halaman Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Kamis (27/8/2026) pukul 18.00 WIB terungkap bahwa indeks kualitas udara di Kalimantan Barat sebesar 421.

Menurut Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK, ISPU merupakan angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu dan didasarkan kepada dampak terhadap kesehatan manusia, nilai estetika, dan makhluk hidup lainnya.

Perhitungan ISPU berdasarkan hasil pengukuran tujuh parameter pencemar udara yakni PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Pengukuran parameter pencemar udara tersebar di 72 stasiun di berbagai daerah.

(Baca: Emisi Karbon dari Karhutla di Indonesia pada 2025, Sumut Terbesar)

Berdasarkan Permen LHK No. 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, ISPU pada rentang 0-50 memiliki kualitas udara baik, rentang 51-100 berarti kualitas udara sedang, dan rentang 101-200 kualitas udara tidak sehat yang bersifat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Berikutnya, kualitas udara sangat tidak sehat pada rentang 201-300 dapat meningkatkan risiko kesehatan pada kelompok sensitif. Sementara, kualitas udara berbahaya pada rentang lebih dari 300 dapat merugikan kesehatan secara serius dan perlu penanganan cepat.

Di bawah Kalimantan Barat, ada Jambi yang menempati posisi kedua terburuk di Indonesia dengan indeks kualitas udara 274. Kemudian, di posisi ketiga ada Sumatera Selatan dengan indeks kualitas udara 249.

Ini artinya, Kalimantan Barat memiliki kualitas udara berbahaya.

Berikut daftar 10 provinsi dengan indeks kualitas udara terburuk di Indonesia pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB.

1. Kalimantan Barat: 421

2. Jambi: 274

3. Sumatera Selatan: 249

4. Riau: 143

5. Kalimantan Selatan: 142

6. Kalimantan Timur: 135

7. Sematera Selatan: 111

8. Bengkulu: 97

9. Banten: 93

10. Sumatera Barat: 87

(Baca: Emisi Karbon dari Karhutla di Indonesia pada 2025, Sumut Terbesar)

Data Pasar

Macro update by
27 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.33
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...