Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara untuk rokok dan tembakau pada tahun 2025 mencapai 170551 rupiah per orang setiap bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 8,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya tercatat 157007 rupiah per kapita per bulan. Selisih penambahan nilai pengeluaran pada tahun terakhir mencapai 13543 rupiah untuk setiap penduduk setiap bulannya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Tengah 2025)
Jika dibandingkan total pengeluaran masyarakat, pengeluaran untuk rokok dan tembakau ini menyumbang sekitar 7,7 persen dari rata-rata total pengeluaran per kapita sebulan yang mencapai 2199919 rupiah pada tahun 2025. Angka ini juga lebih besar dibandingkan rata-rata pengeluaran bulanan untuk sabun mandi, kecantikan, dan hampir setara dengan pengeluaran bulanan untuk perawatan pribadi masyarakat setempat.
Sepanjang delapan tahun terakhir tercatat pengeluaran rokok dan tembakau di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 24,2 persen. Satu-satunya penurunan besar terjadi pada tahun 2021 sebesar 13,4 persen dan kembali turun sedikit pada tahun 2024 sebesar 10,9 persen sebelum akhirnya kembali naik pada tahun 2025.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah se-Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara berada di urutan kelima untuk besaran pengeluaran rokok dan tembakau tahun 2025. Urutan di atas wilayah ini berturut-turut adalah Kabupaten Kutai Timur dengan 206151 rupiah, Kabupaten Paser 194780 rupiah, Kabupaten Berau 194379 rupiah dan Kabupaten Kutai Kartanegara 184706 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Halmahera Utara | 2025)
Perbandingan Pengeluaran Total Masyarakat Antar Wilayah
Badan Pusat Statistik mencatat untuk total pengeluaran per kapita bulanan makanan dan bukan makanan, Kabupaten Penajam Paser Utara menduduki urutan keenam dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur pada tahun 2025. Nilai total pengeluaran masyarakat wilayah ini mencapai 2199919 rupiah per orang setiap bulan, dengan pertumbuhan sebesar 38,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka pertumbuhan ini menjadi salah satu yang tertinggi di provinsi tersebut, melampaui pertumbuhan wilayah besar seperti Kota Balikpapan yang hanya tumbuh 0,2 persen pada tahun yang sama.
Profil Pengeluaran Makanan Masyarakat
Untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Penajam Paser Utara berada di urutan kedelapan se-Kalimantan Timur pada tahun 2025 dengan nilai 976199 rupiah per kapita setiap bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran makanan sebesar 24,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi untuk kategori ini di seluruh wilayah provinsi. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan Kota Samarinda yang mencatat pengeluaran makanan sebesar 980656 rupiah per kapita per bulan.
Profil Pengeluaran Bukan Makanan
Khusus untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat nilai 1223720 rupiah per kapita setiap bulan pada tahun 2025. Wilayah ini juga menduduki urutan keenam se-provinsi untuk kategori ini, dengan pertumbuhan sangat tinggi mencapai 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi untuk kategori bukan makanan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur tahun 2025.