Pengeluaran Penduduk Kabupaten Indramayu untuk Membeli Bahan Minuman Lainnya Rp136 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli bahan minuman lainnya di Kabupaten Indramayu pada 2025 adalah Rp136 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp159 per kapita per minggu.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Lhokseumawe Bulan Juli Naik 0,1%)
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 3,09%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 3,09%.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Ngawi untuk Membeli Sayur-Sayuran Rp14.562 per Kapita per Minggu)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok bahan minuman di Kabupaten Indramayu dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk kopi instan (sachet) Rp3.647 per kapita per minggu, gula pasir Rp1.335 per kapita per minggu, teh celup (sachet) Rp491 per kapita per minggu, gula air (pohom aren Rp323 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk biji) Rp50 per kapita per minggu
Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kabupaten ini mencapai Rp1,68 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut meningkat 9,49% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,53 juta per kapita per bulan.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli bahan minuman lainnya tertinggi adalah di Kabupaten Bintan dan terendah di Kabupaten Subang. Sedangkan untuk Kabupaten Indramayu ini, nominal pengeluaran untuk membeli bahan minuman lainnya berada di urutan 75,5. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli bahan minuman lainnya adalah Rp236,5 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli bahan minuman lainnya:
- Kabupaten Bintan Rp441,0
- Kota Surabaya Rp377,0
- Kota Probolinggo Rp365,0
- Kota Magelang Rp356,0
- Kota Tanggerang Rp342,0
- Kota Batam Rp342,0
- Kabupaten Nunukan Rp338,0
- Kota Yogyakarta Rp294,0
- Kabupaten Bantul Rp293,0
- Kota Tanjung Pinang Rp282,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | +0.33 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |