GISAID mencatat, perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di Indonesia telah mencapai 31.900 kasus per Jumat, 06 Januari 2023. Varian Omicron di Indonesia ini memiliki selisih 134 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Secara mingguan, kasus di Indonesia ini tumbuh 1,58 persen.
(Baca: Update Omicron : Total di Indonesia Ada 31.766 Kasus (Kamis, 05 Januari 2023))
Dengan jumlah varian Omicron tersebut, menempatkan posisi Indonesia berada di urutan pertama di Asia Tenggara. Negara dengan kasus Omicron tertinggi di Asia Tenggara masih ditempati Malaysia sebanyak 25.870 kasus.
Berikutnya adalah Thailand yang mencatatkan jumlah kasus Omicron -0,04 persen lebih kecil dibandingkan pekan lalu. Sedangkan untuk data harian, jumlah kasus Omicron di negara ini turun 0,04 persen dibandingkan kemarin.
(Baca: Total Test Covid-19 Indonesia Urutan Ke-5 di Asia)
Kemudian, jumlah kasus Omicron di Singapura naik 2,21 persen menjadi 17.560 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Filipina dengan jumlah kasus Omicron 12.212 kasus (naik 0,64%) dan jumlah kasus Omicron di Vietnam naik 2,36 persen menjadi 4.904 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
Adapun laporan GISAID menyebutkan, telah mendeteksi kasus Covid-19 Omicron di seluruh dunia dengan jumlah total mencapai 7,08 juta kasus. Jumlah varian Covid-19 tersebut naik dibandingkan pekan sebelumnya yang berjumlah 7,02 juta kasus.