Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, terdapat 40 kabupaten/kota dengan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di atas rata-rata nasional yang saat ini tercatat 0,2 pasien per 100 ribu penduduk/minggu data per Sabtu, 18 Februari 2023.
(Baca: Update Vaksinasi : Dosis 3 di Kota Yogyakarta Sudah 77,55% (Senin, 20 Februari 2023))
Penggunaan rawat inap lima kabupaten/kota teratas dengan angka lebih dari 0,67 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, yaitu kota Kediri, Alor, Blitar, kota Blitar dan kota Palangkaraya dengan masing-masing nilai 1,02 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,95 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,94 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,69 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 0,67 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Rekapitulasi data Covid nasional dari Kementerian Kesehatan memperlihatkan, penggunaan rawat inap sebagian besar kabupaten/kota di luar pulau Jawa terjadi peningkatan. Kondisi penggunaan rawat inap harian dengan angka lebih tinggi dari sebelumnya tercatat di sembilan kabupaten/kota dan satu kabupaten/kota mencatatkan penggunaan rawat inap lebih rendah.
(Baca: BOR di Rembang Menjadi yang Tertinggi di Jawa Tengah (Jumat, 17 Februari 2023))
Wilayah di luar Jawa dengan nilai penggunaan rawat inap tertinggi beberapa di antaranya adalah Alor, kota Palangkaraya dan Kutai Barat dengan masing-masing penggunaan rawat inap yakni 0,95 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,67 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 0,66 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Meski penularan Covid-19 di sebagian wilayah telah turun, pemerintah mengimbau agar semua orang ikut mengurangi transmisi Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Tak berkerumun dan mengurangi mobilitas turut berkontribusi menekan laju penularan virus corona.