Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHB sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial Kabupaten Boalemo pada tahun 2024 mencapai Rp 255,93 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 11,67% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir (2019-2023) yang sebesar 7,20%, namun lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir (2021-2023) yang sebesar 6,37%. Peningkatan tertinggi dalam lima tahun terakhir terjadi pada tahun 2024.
Jika dibandingkan dengan tahun 2010, PDRB sektor ini di Kabupaten Boalemo mengalami peningkatan signifikan dari Rp 66,91 miliar menjadi Rp 255,93 miliar pada tahun 2024. Kenaikan terendah terjadi pada tahun 2021, yaitu sebesar 3,83%, sementara kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2014 sebesar 18,11% dan tahun 2024 sebesar 11,67%.
(Baca: Nilai PDRB ADHB Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Periode 2013-2025)
Secara regional di Pulau Sulawesi, Kabupaten Boalemo menempati peringkat ke-40 pada tahun 2024. Sementara secara nasional, Kabupaten Boalemo berada di peringkat ke-246. Posisi ini tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk perbandingan dengan daerah lain di Indonesia, berikut adalah datanya:
Kota Sungai Penuh
Kota Sungai Penuh menorehkan pertumbuhan PDRB sektor jasa kesehatan sebesar 13.92%, menduduki peringkat ke-54 di Pulau Sumatera dan peringkat ke-243 secara nasional. Nilai PDRB kota ini mencapai Rp 261,65 miliar, dengan selisih Rp 31,97 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Pulang Pisau
Kabupaten Pulang Pisau mencatatkan nilai PDRB sebesar Rp 260,48 miliar. Kabupaten ini tumbuh 8.18% berada di urutan ke-36 di Kalimantan, dan secara nasional menempati posisi ke-244. Terdapat selisih nilai Rp 19,70 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Sumbawa pada 2024)
Kabupaten Ngawi
Kabupaten Ngawi, dengan nilai PDRB Rp 259,68 miliar, menunjukkan pertumbuhan sebesar 5.60%. Rankingnya berada di posisi ke-97 di Pulau Jawa dan ke-245 di Indonesia. Selisih nilai PDRB dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 13,77 miliar.
Kabupaten Mamuju Utara
Kabupaten Mamuju Utara mencatat pertumbuhan PDRB sektor kesehatan sebesar 12.27% dengan nilai Rp 255,48 miliar. Kabupaten ini berada di peringkat ke-41 di Pulau Sulawesi dan peringkat ke-247 secara nasional. Selisih nilai PDRB dengan tahun sebelumnya mencapai Rp 27,92 miliar.
Kabupaten Kampar
Kabupaten Kampar mencatat pertumbuhan sebesar 7.97% berada di ranking ke-55 di Pulau Sumatera dan peringkat ke-248 di Indonesia. Nilai PDRB Kabupaten Kampar mencapai Rp 253,95 miliar, dengan selisih nilai Rp 18,74 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Magetan
Kabupaten Magetan, dengan nilai PDRB Rp 253,25 miliar, menunjukkan pertumbuhan sebesar 8.10%. Secara regional di Pulau Jawa, Kabupaten Magetan menempati ranking ke-98 dan peringkat ke-249 secara nasional. Selisih nilai PDRB dengan tahun sebelumnya adalah Rp 18,98 miliar.