Statistik data Covid-19 di Afrika minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, tiga negara masih mencatatkan penambahan kematian dan empat negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Kematian karena Covid-19 per 1 Juta Penduduk Indonesia Urutan Ke-24 di Asia)
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Tunisia, Angola, Maroko, Madagaskar dan Mauritius. Total kematian di lima negara tersebut per Sabtu, 17 Desember 2022 sebanyak 15 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas 0 persen.
Tunisia mencatatkan penambahan kematian tertinggi di Afrika dengan pertumbuhan mingguan mencapai 200 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak tiga jiwa, bertambah dibandingkan pekan sebelumnya yang dilaporkan hanya satu jiwa.
Setelahnya Angola di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, kematian di negara ini tumbuh 200 persen. Sedangkan untuk data harian angka kematian di negara ini kemarin tercatat tiga jiwa, kematian di Maroko naik 133,33%, kematian di Madagaskar turun 0% dan Mauritius dengan kematian satu jiwa (angka ini tidak ada perubahan dari sebelumnya).
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu 30 Jiwa, Tertinggi di Tunisia)
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Afrika terjadi di Afrika Selatan dengan 18 kematian. Laporan kematian di negara ini turun 79,07% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar Maroko dengan kematian tujuh jiwa (naik 133,33%), Tunisia dengan kematian tiga jiwa (naik 200%), kematian di Angola tercatat tiga jiwa naik 200% dan Madagaskar dengan kematian satu jiwa (angka ini tidak ada perubahan dari sebelumnya).
Total kematian di Afrika selama tujuh hari terakhir tercatat 34 jiwa. Angka ini mencakup 0,33 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 10.350 jiwa. Angka kematian di Afrika tercatat turun dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 100 jiwa.