Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 6,64 juta kasus pada Kamis, 11 Mei 2023. Paraguai berada di urutan pertama dengan penambahan kasus Omicron per minggu tumbuh 18,26 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 1.891 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 18,26 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Setelahnya Cina (RRC - Tiongkok) di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 5,19 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 28.485 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 0,27 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 28.408 jiwa.
Berikutnya, penambahan kasus Omicron di Albania naik 2,51 persen menjadi 777 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di Ghana naik 2,47 persen menjadi 2.324 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan Vietnam dengan penambahan kasus Omicron 5.742 kasus (naik 2,13%)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 36.344 kasus atau naik 0,22 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.