Waspada! Sore Ini Gunung Ibu Kembali Erupsi (Minggu, 4 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (4/1/2026) pukul 17.22 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 24 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak (1.725 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 54 detik.
(Baca: 5 Provinsi dengan Titik Panas Karhutla di Ekosistem Gambut Terbanyak sampai Agustus 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 4 Januari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 104 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-28 milimeter dan lama gempa 35-96 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-8 milimeter dan lama gempa 49-55 detik serta 10 kali harmonik dengan amplitudo 2-15 milimeter dan lama gempa 43-160 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 60 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (36 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 24 kali.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)