Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperlihatkan jumlah peserta jaminan kesehatan nasional dari pekerja penerima upah di Bali berada di bawah rata-rata nasional.
Publikasi data statistik 2023, Bali mencatatkan angka sebanyak 1,09 juta peserta atau berada di urutan 11 dibandingkan 34 provinsi lainnya. Angka ini berkurang dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 1,19 juta peserta
(Baca: Statistik Penduduk Beragama Katolik di Kep. Bangka Belitung 2019-2024)
DKI Jakarta berada di urutan pertama dengan jumlah peserta jaminan kesehatan nasional dari pekerja penerima upah mencapai 9,62 juta peserta. Angka ini hampir 54 kali dibandingkan dengan provinsi di posisi terendah.
Berikutnya ada Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Sementara Sulawesi Selatan menempati posisi terbawah dengan jumlah peserta jaminan kesehatan nasional dari pekerja penerima upah sebanyak 179,21 ribu peserta.
Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah peserta jaminan kesehatan nasional dari pekerja penerima upah dari yang terbesar update data per 2023 yakni :
- DKI Jakarta 9,62 juta peserta
- Jawa Barat 7,77 juta peserta
- Jawa Timur 5,64 juta peserta
- Jawa Tengah 5,48 juta peserta
- Banten 3,32 juta peserta
- Sumatera Utara 2,36 juta peserta
- Kalimantan Timur 1,44 juta peserta
- Riau 1,43 juta peserta
- Sulawesi Tenggara 1,24 juta peserta
- Sumatera Selatan 1,21 juta peserta
(Baca: Persentase Penduduk yang Memiliki Jaminan Kesehatan BPJS Mandiri Periode 2020-2024)
Secara umum, rata-rata jumlah peserta jaminan kesehatan nasional dari pekerja penerima upah di Indonesia adalah 1,57 juta peserta pada 2023.