Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Langkat pada Desember 2025, berkurang 0,23% menjadi 5,85% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Sorong Selatan 27.747 dan Angka Pengangguran 3,14%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Lampung Utara 5,78%)
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren kenaikan. Sementara untuk kondisi enam semester pasca pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Langkat.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 100 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Langkat dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 602,08 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 611,97 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 576,32 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Langkat dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 563,97 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 574,75 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 544,61 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Langkat tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,98 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,93 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Utara pada 2025 yakni :
- Kota Medan 7,99%
- Kota Pematang Siantar 7,74%
- Kabupaten Deli Serdang 7,69%
- Kabupaten Tapanuli Tengah 7,21%
- Kabupaten Mandailing Natal 7,18%
- Kota Padang Sidimpuan 7%
- Kota Sibolga 6,44%
- Kota Tebing Tinggi 6,01%
- Kabupaten Langkat 5,85%
- Kabupaten Labuhan Batu 5,53%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Humbang Hasundutan 0,72%
- Kabupaten Samosir 0,87%
- Kabupaten Pakpak Bharat 0,91%
- Kabupaten Nias Barat 0,97%
- Kabupaten Toba Samosir 1,01%
- Kabupaten Tapanuli Utara 1,1%
- Kabupaten Dairi 1,21%
- Kabupaten Karo 1,94%
- Kabupaten Nias 2,08%
- Kabupaten Nias Utara 2,41%