Jumlah pekerja di Kabupaten Sorong Selatan mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 26.445 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 282 pekerja menjadi 27.747 pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Gorontalo Utara 75.216 dan Angka Pengangguran 3,05%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sorong Selatan mencapai 3,14% pada 2025. Angka ini bertambah 0,33% dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,81%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya naik 0,14%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sorong Selatan dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 27.265 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 28.260 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 28.645 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 350 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sorong Selatan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat tiga persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,43 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Sorong Selatan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Sorong Selatan tercatat 55.904 jiwa data per 2024. Angka ini dalam 13 tahun terakhir terus naik. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 3,57%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Papua Barat Daya, jumlah penduduk Kabupaten Sorong Selatan masuk dalam urutan lima besar, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 32.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Nias 2016-2025)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Sorong Selatan pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 3,74 ribu jiwa (6,69%)
- Umur 5-9 tahun 6,68 ribu jiwa (11,95%)
- Umur 10-14 tahun 6,68 ribu jiwa (11,95%)
- Umur 15-19 tahun 5,42 ribu jiwa (9,69%)
- Umur 20-24 tahun 5,15 ribu jiwa (9,22%)
- Umur 25-29 tahun 5,17 ribu jiwa (9,24%)
- Umur 30-34 tahun 4,5 ribu jiwa (8,06%)
- Umur 35-39 tahun 4,31 ribu jiwa (7,71%)
- Umur 40-44 tahun 3,58 ribu jiwa (6,4%)
- Umur 45-49 tahun 3,04 ribu jiwa (5,44%)
- Umur 50-54 tahun 2,27 ribu jiwa (4,06%)
- Umur 55-59 tahun 1,89 ribu jiwa (3,38%)
- Umur 60-64 tahun 1,48 ribu jiwa (2,65%)
- Umur 65-69 tahun 0,92 ribu jiwa (1,65%)
- Umur 70-74 tahun 0,59 ribu jiwa (1,05%)
- Umur lebih dari 75 tahun 0,48 ribu jiwa (0,87%)