Jumlah pekerja di Kabupaten Banjarnegara dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 547,27 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 571,12 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 591,93 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 10,47% Penduduk di Kabupaten Sigi Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Banjarnegara pada Desember 2024, berkurang 0,69% menjadi 5,57% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 6,38%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Banjarnegara mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 583,82 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 618,98 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 118 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Banjarnegara tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,11 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,98 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Banjarnegara:
Jumlah penduduk di Kabupaten Banjarnegara tercatat 1,07 juta jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 2,96%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Aceh Tenggara Menurut Sektor pada 2025)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota ini berada di urutan 17, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 68.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Banjarnegara pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 60,69 ribu jiwa (5,68%)
- Umur 5-9 tahun 82,77 ribu jiwa (7,75%)
- Umur 10-14 tahun 86,3 ribu jiwa (8,08%)
- Umur 15-19 tahun 74,75 ribu jiwa (7%)
- Umur 20-24 tahun 81,52 ribu jiwa (7,63%)
- Umur 25-29 tahun 78,13 ribu jiwa (7,31%)
- Umur 30-34 tahun 81,23 ribu jiwa (7,6%)
- Umur 35-39 tahun 77,58 ribu jiwa (7,26%)
- Umur 40-44 tahun 84,28 ribu jiwa (7,89%)
- Umur 45-49 tahun 73,52 ribu jiwa (6,88%)
- Umur 50-54 tahun 67,22 ribu jiwa (6,29%)
- Umur 55-59 tahun 62,61 ribu jiwa (5,86%)
- Umur 60-64 tahun 54,15 ribu jiwa (5,07%)
- Umur 65-69 tahun 40,83 ribu jiwa (3,82%)
- Umur 70-74 tahun 28,98 ribu jiwa (2,71%)
- Umur lebih dari 75 tahun 33,79 ribu jiwa (3,16%)