Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pasaman pada Desember 2025, bertambah 0,04 persen menjadi 5,29 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Harga Kopi Kontrak Tiga Bulan - US Coffee C Futures Naik Menuju Level 312.85 Pound (Jumat, 28 Agustus 2026))
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2018 sebesar 6,04% dan terendah pernah tercatat pada 2021 silam sebesar 4,92%.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Informasi dan Komunikasi di Aceh | 2025)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 129 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Pasaman dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 169,7 ribu jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 170,21 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 175,35 ribu jiwa.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Pasaman dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 161,06 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 161,29 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 166,63 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pasaman tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,55 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,95 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Barat pada 2025 yakni :
- Kota Padang 9,7 persen
- Kabupaten Padang Pariaman 6,48 persen
- Kabupaten Pasaman Barat 5,95 persen
- Kabupaten Dharmasraya 5,51 persen
- Kabupaten Pasaman 5,29 persen
- Kabupaten Tanah Datar 5,26 persen
- Kota Pariaman 5,16 persen
- Kabupaten Pesisir Selatan 5,1 persen
- Kota Padang Panjang 5,07 persen
- Kota Payakumbuh 4,97 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kepulauan Mentawai 1,54 persen
- Kabupaten Solok Selatan 2,13 persen
- Kabupaten Lima Puluh Kota 3,78 persen
- Kota Solok 3,87 persen
- Kota Bukit Tinggi 4,41 persen
- Kabupaten Sawahlunto/sijunjung 4,59 persen
- Kota Sawahlunto 4,64 persen
- Kabupaten Solok 4,7 persen
- Kabupaten Agam 4,71 persen
- Kota Payakumbuh 4,97 persen