Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sarmi mencapai 3,41% pada 2024. Angka ini bertambah 0,32% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,09%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya naik 1,31%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sarmi menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Adapun setelah lima semester pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Sarmi.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Nias Utara | 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 299 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sarmi mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 21.066 pekerja dan di tahun 2024 turun menjadi 17.678 pekerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Cimahi 283,88 Ribu dan Angka Pengangguran 8,97%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Sarmi dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 20.625 pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 17.303 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 17.076 pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sarmi tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,26 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,56 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Papua pada 2024 yakni :
- Kota Jayapura 8,29%
- Kabupaten Biak Numfor 6,86%
- Kabupaten Jayapura 6,39%
- Kabupaten Supiori 5,6%
- Kabupaten Kepulauan Yapen 5%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Mamberamo Raya 1,05%
- Kabupaten Keerom 2,91%
- Kabupaten Yapen Waropen 3,21%
- Kabupaten Sarmi 3,41%
- Kabupaten Kepulauan Yapen 5%